kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.764.000   -5.000   -0,18%
  • USD/IDR 17.680   99,00   0,56%
  • IDX 6.599   -124,08   -1,85%
  • KOMPAS100 874   -18,96   -2,12%
  • LQ45 651   -6,79   -1,03%
  • ISSI 238   -4,84   -1,99%
  • IDX30 369   -2,15   -0,58%
  • IDXHIDIV20 456   0,25   0,05%
  • IDX80 100   -1,80   -1,77%
  • IDXV30 128   -1,20   -0,93%
  • IDXQ30 119   -0,20   -0,17%

DKI Jakarta keluar dari 10 kota termacet di dunia


Senin, 18 Januari 2021 / 12:00 WIB

Reporter: Abdul Basith Bardan | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. DKI Jakarta kembali memperbaiki tingkat kemacetan di wilayahnya. Berdasarkan data Tom Tom Traffic Index, DKI Jakarta berada pada peringkat 31 kota besar termacet di dunia pada tahun 2020.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat Jakarta. Menurut Tom Tom Traffic Index terbaru, Jakarta keluar dari 10 besar kota termacet di dunia. Kini, kemacetan Jakarta jauh berkurang, berada di posisi ke-31 dari total 416 kota lain," tulis akun resmi Pemprov DKI Jakarta, Minggu (17/1).

Peringkat tersebut didapatkan dari total 416 kota besar yang diukur. Di mana, tingkat kemacetan di DKI Jakarta tercatat sebesar 36% selama tahun 2020.

Posisi DKI Jakarta yang keluar dari 10 besar ini menandakan tingkat kemacetan membaik 21 peringkat dari tahun 2019 silam. Mengingat, pada 2019, DKI Jakarta masih ada di posisi 10. 

Selama 4 tahun terakhir, tingkat kemacetan di DKI Jakarta memang terus menunjukkan perbaikan. Pada tahun 2017, DKI Jakarta menduduki peringkat 4 kota termacet di dunia dengan tingkat kemacetan 61%.

Kemudian di tahun 2018, DKI Jakarta mengalami perbaikan dan berada di peringkat 7 dengan tingkat kemacetan 53%.

Perbaikan peringkat kota termacet kembali terjadi di tahun 2019. Kala itu, DKI Jakarta berada di peringkat 10, meski tingkat kemacetan tidak mengalami perubahan yakni tetap 53%.

Selanjutnya: Catat! Ini rumah sakit rujukan pasien kasus pascavaksinasi Covid-19 di DKI Jakarta

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×