kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Ditekan Barat, Rusia Berkomitmen Kirim Lebih Banyak Minyak ke Asia


Kamis, 08 September 2022 / 05:35 WIB

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   MOSKOW. Menteri Energi Rusia, Nikolai Shulginov, mengatakan pihaknya akan menanggapi pembatasan harga minyak yang dilakukan oleh sejumlah negara dengan mengirimkan lebih banyak pasokan minyak ke Asia.

"Setiap negara yang berupaya untuk melakukan pembatasan harga minyak Rusia justru akan mengalami defisit di pasar sendiri dan akan meningkatkan volatilitas harga," kata Shulginov seperti dilansir dari Reuters, Rabu (7/9).

Sejumlah Menteri Keuangan dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, Prancis, dan Kanada pada pekan lalu, mengambil kebijakan untuk melakukan pembatasan harga minyak mentah Rusia.

Baca Juga: Ekspor China di Bulan Agustus Melambat, Meleset dari Proyeksi Ekonom

Pembatasan harga minyak mentah Rusia sendiri dilakukan demi mengurangi pendapatan negara yang memutuskan untuk menginvasi Ukraina pada Februari lalu.

Menurut Organisasi Energi Internasional, sebelum Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada Februari lalu, sekitar setengah dari minyak mentah dan produk minyak Rusia diekspor ke Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×