kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Ditekan Barat, Rusia Berkomitmen Kirim Lebih Banyak Minyak ke Asia


Kamis, 08 September 2022 / 05:35 WIB

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   MOSKOW. Menteri Energi Rusia, Nikolai Shulginov, mengatakan pihaknya akan menanggapi pembatasan harga minyak yang dilakukan oleh sejumlah negara dengan mengirimkan lebih banyak pasokan minyak ke Asia.

"Setiap negara yang berupaya untuk melakukan pembatasan harga minyak Rusia justru akan mengalami defisit di pasar sendiri dan akan meningkatkan volatilitas harga," kata Shulginov seperti dilansir dari Reuters, Rabu (7/9).

Sejumlah Menteri Keuangan dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, Prancis, dan Kanada pada pekan lalu, mengambil kebijakan untuk melakukan pembatasan harga minyak mentah Rusia.

Baca Juga: Ekspor China di Bulan Agustus Melambat, Meleset dari Proyeksi Ekonom

Pembatasan harga minyak mentah Rusia sendiri dilakukan demi mengurangi pendapatan negara yang memutuskan untuk menginvasi Ukraina pada Februari lalu.

Menurut Organisasi Energi Internasional, sebelum Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada Februari lalu, sekitar setengah dari minyak mentah dan produk minyak Rusia diekspor ke Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×