kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Ditekan Barat, Rusia Berkomitmen Kirim Lebih Banyak Minyak ke Asia


Kamis, 08 September 2022 / 05:35 WIB

Reporter: Selvi Mayasari | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -   MOSKOW. Menteri Energi Rusia, Nikolai Shulginov, mengatakan pihaknya akan menanggapi pembatasan harga minyak yang dilakukan oleh sejumlah negara dengan mengirimkan lebih banyak pasokan minyak ke Asia.

"Setiap negara yang berupaya untuk melakukan pembatasan harga minyak Rusia justru akan mengalami defisit di pasar sendiri dan akan meningkatkan volatilitas harga," kata Shulginov seperti dilansir dari Reuters, Rabu (7/9).

Sejumlah Menteri Keuangan dari beberapa negara seperti Amerika Serikat, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, Prancis, dan Kanada pada pekan lalu, mengambil kebijakan untuk melakukan pembatasan harga minyak mentah Rusia.

Baca Juga: Ekspor China di Bulan Agustus Melambat, Meleset dari Proyeksi Ekonom

Pembatasan harga minyak mentah Rusia sendiri dilakukan demi mengurangi pendapatan negara yang memutuskan untuk menginvasi Ukraina pada Februari lalu.

Menurut Organisasi Energi Internasional, sebelum Rusia mengirim puluhan ribu tentara ke Ukraina pada Februari lalu, sekitar setengah dari minyak mentah dan produk minyak Rusia diekspor ke Eropa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×