Ekonomi

Dirut MIND ID buka-bukaan terkait rencana IPO holding pertambangan

Sabtu, 08 Mei 2021 | 09:55 WIB   Reporter: Filemon Agung
Dirut MIND ID buka-bukaan terkait rencana IPO holding pertambangan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama MIND ID Orias Petrus Moedak buka-bukaan soal rencana pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) holding pertambangan tersebut.

Orias mengungkapkan nantinya Inalum Operating dan MIND ID direncanakan bakal di IPO-kan dalam tiga tahun ke depan. Pada tahun ini, yang jadi fokus dalam persiapan IPO yakni pemisahan MIND ID dan Inalum Operating.

"Pak Menteri BUMN sudah sampaikan mengenai rencana IPO jadi Inalum operating akan berdiri sendiri dan MIND ID akan berdiri sendiri. Dari situ kita akan melihat rencana pengembangan ke depan," jelas Orias dalam Konferensi Pers Virtual, Jumat (7/5).

Baca Juga: Dirut MIND ID optimistis target perolehan dividen Freeport tahun ini bisa tercapai

Orias menambahkan, jika sudah dipisahkan maka rencana pengembangan ke depan dapat lebih dipertajam. Jika dirasa menarik maka opsi go public bisa terwujud, namun jika tidak Orias tetap optimistis dengan pertumbuhan kinerja perusahaan ke depan. "Kita kan tetap perusahaan yang memiliki rencana besar yang kita lakukan dengan kemampuan yang ada," ujar Orias.

Adapun, pada tahun ini pihaknya bakal berfokus pada pemisahan Inalum Operating dan MIND ID, selanjutnya di tahun depan IPO Inalum Operating ditargetkan bisa tercapai lalu setahun setelahnya MIND ID bakal melakukan IPO. Rencana IPO perusahaan dan anak usaha BUMN memang tengah didorong oleh Kementerian BUMN.

Sebelumnya, Kementerian BUMN menargetkan setidaknya da 14 BUMN yang dapat melantai di bursa dalam kurun beberapa tahun ke depan. Perusahaan-perusahaan tersebut antara lain,  Pertamina International Shipping, Pertamina Geothermal Energy (PGE), Pertamina Hulu, Pembangkit Listrik Tenaga Uap, Pertamina Hilir, Indonesia Healthcare Corporation, dan Bio Farma Vaksin. 

Selanjutnya,  EDC and Payment Gateway Himbara, Pupuk Kalimantan Timur, PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel), Telkom Data Center, Inalum Operating, MIND ID, dan Logam Mulia.

Selanjutnya: MIND ID raih pendapatan Rp 19,2 triliun pada kuartal I 2021

 

Editor: Handoyo .
Terbaru