kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.549.000   34.000   1,35%
  • USD/IDR 16.781   21,00   0,13%
  • IDX 8.934   74,42   0,84%
  • KOMPAS100 1.226   8,17   0,67%
  • LQ45 865   5,28   0,61%
  • ISSI 322   1,78   0,55%
  • IDX30 443   0,30   0,07%
  • IDXHIDIV20 516   -0,09   -0,02%
  • IDX80 136   0,92   0,68%
  • IDXV30 143   1,50   1,06%
  • IDXQ30 142   -0,22   -0,16%

Dirut Bulog Buwas Percaya Diri dengan Kuota Impor Beras 2 Juta Ton Tahun Ini


Kamis, 17 Agustus 2023 / 07:30 WIB
Dirut Bulog Buwas Percaya Diri dengan Kuota Impor Beras 2 Juta Ton Tahun Ini

Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, tidak ada tambahan kuota impor beras tahun ini.

Menurutnya, kuota tahun ini yang telah ditetapkan yakni 2 juta ton dalam hitungan Bulog masih mencukupi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, termasuk antisipasi fenomena El Nino.

"Engga, nggak ada impor tambahan. Kan kita dulu dapat kuota 2 juta ton, tidak ada tambahan lagi," kata Buwas di Komplek DPR RI, Rabu (16/8).

Baca Juga: Indonesia Sudah Mengimpor Beras Sebanyak 1,17 Juta Ton Hingga Juli 2023

Saat ini, Bulog tinggal memaksimalkan produksi dalam negeri. Ia menegaskan, keputusan impor beras harus memperhatikan bagaimana kebutuhan di dalam negeri. Artinya jangan sampai impor yang dilakukan tidak sesuai dengan kebutuhan.

"Nah itu harus kita jaga maka kita impornya melihat daripada kebutuhan. Jangan sampai kita nggak butuh impor tapi kita harus impor, tapi kalau kita butuh impor ya kita impor, jadi sesuai dengan kebutuhan," kata Buwas.

Adapun realisasi impor beras dari kuota 2 juta ton tahun ini sudah datang 1,3 juta ton. Kemudian ada 400.000 ton beras yang sedang dalam perjalanan ke Indonesia.

"Kita ini sudah datang untuk stok kita ini sudah 1,3 juta ton dari 2 juta ton, itu sudah kita kuasai. Tinggal masuk 700 (ribu ton) lebih sudah di kita sisanya 400 (ribu ton) terus bertahap," imbuhnya.

Mengenai 1 juta ton beras asal India, Ia menjelaskan merupakan penjajakan kerja sama antara Menteri Perdagangan dengan Kementerian India. Namun tak tersebut bukan dalam rangka menambah kuota impor tahun ini.

"Itu kan India ya, itu kan MOU dari Menteri perdagangan dengan Kementerian India, belum ada penugasan ke kita. (Belum fix?) Oh belum belum. (Belum ada ratasnya?) Nggak ada.

Baca Juga: Bulog Percepatan Impor Beras untuk Antisipasi Dampak El Nino

Kembali Ia menegaskan dengan kuota 2 juta ton impor tahun ini dan produksi  dalam negeri dipastikan masih mencukupi untuk kebutuhan dalam negeri utamanya dalam menghadapi El Nino.

Meksipun saat ini terjadi penurunan produksi pertanian 5% menurutnya hitungan Pemerintah untuk beras masih mencukupi.

"Ya memang ada penurunan produksi, itu produksi. Tapi kebutuhan kan masih terpenuhi kalau itu turun 5% itu dari produksi pertanian," imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Mitigasi, Tips, dan Kertas Kerja SPT Tahunan PPh Coretax Orang Pribadi dan Badan Supply Chain Management on Practical Inventory Management (SCMPIM)

×