kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Demi menekan biaya dana, bank pangkas suku bunga simpanan


Selasa, 16 November 2021 / 07:40 WIB

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perbankan gencar memangkas suku bunga simpanan di tengah penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI). Hal ini sebagai strategi perbankan untuk memperbesar rasio dana murah (CASA) dan menekan biaya dana (Cost of Fund). 

PT Bank Mandiri Tbk, misalnya, menetapkan suku bunga deposito sebesar 2,50% untuk tenor 1 dan 3 bulan. Sementara untuk tenor 6,12 dan 24 bulan sebesar 2,60%. 

Dibandingkan bulan September 2021, suku bunga itu turun secara bertahap dari semula 4% - 4,25%. SVP Retail Deposit Products and Solution Bank Mandiri, Evi Dempowati mengatakan, penurunan itu sesuai tren suku bunga di pasar dan kondisi likuiditas perseroan. 

"Tren penurunan suku bunga deposito Bank Mandiri ini sejalan dengan strategi peningkatan CASA dan telah berhasil menurunkan biaya dana Bank Mandiri," kata Evi, Senin (15/11). 

Baca Juga: Mandiri Capital masih akan melakukan satu pendanaan lagi hingga akhir tahun ini

Hingga Agustus 2021, CASA Bank Mandiri lebih dari Rp 679 triliun, meningkat signifikan sebesar 21,6% yoy. Oleh karena itu, bank akan terus fokus meningkatkan CASA demi menekan biaya dana yang merupakan bagian dari efisiensi. 

Evi menambahkan, tren bunga simpanan ke depan masih akan berada di level stabil. Maka itu, penurunan suku bunga lanjutan akan bergantung pada perkembangan suku bunga acuan BI dan kondisi pasar. 

Tak berbeda, PT Bank Central Asia Tbk (BCA), juga melakukan penyesuaian bunga. Bank swasta terbesar di Indonesia ini telah menurunkan suku bunga simpanan berjangka maupun deposito. 

Perseroan menetapkan suku bunga deposito rupiah sebesar 2,35% untuk semua nominal dan jangka waktu yang berlaku November 2021. Sebelumnya, BCA menurunkan suku bunga pada Oktober 2021 menjadi 2,50% dan pada Agustus 2021 menjadi 2,75%.  

Baca Juga: Saham bank mini fluktuatif jelang rights issue, analis: Menarik untuk trading

Berkat penurunan suku bunga itu, CASA Bank BCA naik 21,0% yoy menjadi Rp 721,8 triliun triliun pada September 2021. Selain itu, peningkatan rasio dana murah itu didorong oleh faktor lain. 

"Pertumbuhan ini sejalan dengan peningkatan nilai transaksi, basis nasabah yang semakin besar, serta penguatan dan perluasan ekosistem pelayanan bersama para mitra bisnis bank," jelas Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA Hera F. Haryn.



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×