kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   -65.000   -2,22%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Cuaca ekstrem berpotensi terjadi di wilayah Indonesia ini hingga 24 Februari


Senin, 22 Februari 2021 / 23:55 WIB

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, hingga 24 Februari, seluruh wilayah Indonesia masih terjadi potensi cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas lebat disertai kilat petir dan angin kencang:

"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada dan berhati-hati terhadap dampak cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, angin kencang, dan gelombang tinggi," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati di laman resmi BMKG.

Wilayah Indonesia dengan potensi cuaca ekstrem, hujan dengan intensitas lebat disertai kilat petir dan angin kencang:

  • Aceh
  • Sumatra Utara
  • Sumatra Barat
  • Sumatra Selatan
  • Banten
  • DKI Jakarta
  • Hampir semua wilayah Kalimantan
  • Hampir semua wilayah Sulawesi
  • Maluku
  • Maluku Utara
  • Papua
  • Papua Barat

Baca Juga: Peringatan dini BMKG: Besok dan lusa, hujan lebat memicu banjir bisa guyur Jakarta

Menurut Kepala Pusat Meteorologi Penerbangan BMKG Edison Kurniawan, ada potensi pertumbuhan awan Cumulunimbus dengan cakupan spasial maksimum antara 50%-75% hingga 24 Februari nanti. Lokasinya:

  • Sumatra Barat
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • Bali
  • NTB
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Selatan
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Selatan bagian Barat
  • Maluku
  • Papua

Selain itu, masyarakat juga perlu mewaspadai potensi pasang surut harian air laut yang berbarengan dengan curah hujan tinggi yang bisa menghambat air hujan ke laut di Jakarta Utara serta pesisir Utara Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Selanjutnya: Gempa magnitudo 5,1 mengguncang NTT, Senin (22/2) siang

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

×