kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.973.000   129.000   4,54%
  • USD/IDR 16.807   4,00   0,02%
  • IDX 8.147   24,12   0,30%
  • KOMPAS100 1.146   9,03   0,79%
  • LQ45 833   9,07   1,10%
  • ISSI 287   -1,72   -0,60%
  • IDX30 433   3,38   0,79%
  • IDXHIDIV20 520   5,37   1,04%
  • IDX80 128   1,27   1,00%
  • IDXV30 142   0,85   0,61%
  • IDXQ30 140   0,75   0,54%

China sebut latihan militer di dekat Taiwan ditujukan kepada kegiatan separatis


Rabu, 13 Oktober 2021 / 23:00 WIB
China sebut latihan militer di dekat Taiwan ditujukan kepada kegiatan separatis

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Latihan militer China di dekat Taiwan menargetkan pasukan yang ingin pulau itu merdeka dan merupakan langkah untuk melindungi perdamaian juga stabilitas, Kantor Urusan Taiwan China mengatakan pada Rabu (13/10).

Selain itu, latihan militer China tersebut ditujukan untuk campur tangan kekuatan eksternal.

Ketegangan militer dengan China, yang mengklaim Taiwan sebagai wilayahnya, adalah yang terburuk dalam lebih dari 40 tahun, menteri pertahanan Taiwan mengatakan pekan lalu, menambahkan China bisa melakukan invasi "skala penuh" pada 2025.

Pernyataan itu keluar setelah China melancarkan serangan Angkatan Udara ke zona identifikasi pertahanan udara Taiwan empat hari berturut-turut mulai 1 Oktober, bagian dari pola yang Taipe lihat sebagai peningkatan pelecehan militer oleh Beijing.

Baca Juga: China kerahkan militer di pantai yang berseberangan dengan Taiwan

Ma Xiaoguang, juru bicara Kantor Urusan Taiwan China, menyatakan, penyebab ketegangan saat ini adalah "kolusi" Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa di Taiwan dengan kekuatan asing dan "provokasi" untuk mencari kemerdekaan Taiwan.

Latihan militer China ditujukan untuk kolusi tersebut dan kegiatan separatis, serta melindungi kedaulatan negara dan integritas teritorial juga perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, menurut Ma. "Itu benar-benar hanya tindakan," kata Ma, seperti dikutip Reuters.

"Otoritas DPP sering kali melebih-lebihkan dari apa yang disebut ancaman militer dari China adalah untuk sepenuhnya membalikkan benar dan salah, dan tuduhan palsu," ujarnya.

"Jika otoritas DPP dengan keras kepala terus melakukan hal-hal dengan cara yang salah, dan tidak tahu bagaimana mundur dari tepi, itu hanya akan mendorong Taiwan ke dalam situasi yang lebih berbahaya," tegasnya.

Selanjutnya: AS rilis panduan bagi Angkatan Laut untuk halangi China, ini strateginya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×