kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

China lockdown kota berpenduduk 4 juta orang ini, bendung lonjakan kasus COVID-19


Selasa, 26 Oktober 2021 / 23:15 WIB

Sumber: Channel News Asia | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China menempatkan kota berpenduduk 4 juta orang ini di bawah penguncian alias lockdown pada Selasa (26/10), dalam upaya untuk membendung lonjakan kasus COVID-19.

Penguncian itu berlangsung ketika China melaporkan 29 kasus baru lokal COVID-19, termasuk enam infeksi di Lanzhou, ibu kota Provinsi Gansu, Barat Laut negeri tembok raksasa.

Pejabat di Lanzhou mengatakan, pemerintah akan mengontrol "masuk dan keluar penduduk" secara ketat dan terbatas pada perjalanan untuk persediaan penting atau perawatan medis.

"Semua jenis komunitas perumahan menerapkan manajemen tertutup," kata pihak berwenang Lanzhou dalam sebuah pernyataan, Selasa (26/10), seperti dikutip Channel News Asia.

Baca Juga: Mengenal Delta AY.4.2, mutasi varian Delta yang bikin kasus di Inggris melonjak

Aturan terbaru itu datang menyusul perintah ketat tinggal di rumah atas puluhan ribu warga di China Utara, dengan akses ke lokasi wisata terbatas dan penduduk tidak meninggalkan kota kecuali jika diperlukan.

Wabah COVID-19 terbaru China telah dikaitkan dengan varian Delta yang menular, dengan penghitungan dari penyebaran terbaru melebihi 100 kasus selama seminggu terakhir.

Pejabat kesehatan China telah memperingatkan lebih banyak kasus mungkin muncul ketika pengujian ditingkatkan dalam beberapa hari mendatang untuk memerangi wabah, yang dikaitkan dengan sekelompok turis domestik.

Selanjutnya: Melonjak lagi, ini kondisi COVID-19 terkini di China, Jerman, Rusia, dan Eropa Timur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×