Global

China kecam kunjungan senator AS ke Taiwan: Ini provokasi politik yang sangat keji

Rabu, 09 Juni 2021 | 05:15 WIB Sumber: Reuters
China kecam kunjungan senator AS ke Taiwan: Ini provokasi politik yang sangat keji

KONTAN.CO.ID - BEIJING. China pada Selasa (8 Juni) mengecam kunjungan singkat tiga senator Amerika Serikat ke Taiwan pada akhir pekan lalu dengan pesawat militer AS sebagai "provokasi politik keji" yang tidak bertanggungjawab dan berbahaya.

Tiga senator AS, Tammy Duckworth, Dan Sullivan, dan Christopher Coons, mengunjungi Taipei selama sekitar tiga jam pada Minggu (6 Juni). Mereka bertemu dengan Presiden Tsai Ing-wen dan mengumumkan sumbangan 750.000 dosis vaksin COVID-19 untuk Taiwan.

Tidak seperti biasanya, mereka melakukan perjalanan dengan pesawat kargo C-17 Globemaster III Angkatan Udara AS dibanding jet pribadi tanpa tanda seperti yang umumnya terjadi pada kunjungan tokoh senior negeri uak Sam.

Kementerian Pertahanan China menyatakan penolakannya yang kuat terhadap perjalanan dan penggunaan pesawat militer tersebut.

Baca Juga: China layangkan kritik keras ke Taiwan karena menerima vaksin Covid-19 dari Jepang

"Para senator AS mengunjungi Taiwan dengan pesawat militer, menggunakan masalah Taiwan untuk terlibat dalam pertunjukan politik, menantang prinsip satu China dan berusaha mencapai apa yang disebut tujuan menggunakan Taiwan untuk mengendalikan China," kata Kementerian Pertahanan China.

"Ini adalah provokasi politik yang sangat keji," ujar Kementerian Pertahanan China, seperti dikutip Reuters.

Kementerian Pertahanan China menyatakan, perjalanan itu merusak dasar hubungan China-AS serta perdamaian dan stabilitas di Selat Taiwan, dan "sangat tidak bertanggungjawab dan sangat berbahaya".

Amerika Serikat harus segera menghentikan segala bentuk pertukaran resmi atau hubungan militer dengan Taiwan, Kementerian Pertahanan China menegaskan. 

"Jika ada yang berani memisahkan Taiwan dari China, Tentara Pembebasan Rakyat China akan dengan tegas melawan dengan segala cara dan dengan tegas mempertahankan persatuan dan integritas teritorial negara," tegas Kementerian Pertahanan China.

Selanjutnya: Meski hubungan masih panas, China tawarkan vaksin kepada Taiwan untuk lawan Covid-19

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru