Catat, pemerintah bakal mulai lakukan perekrutan CPNS pada Maret 2021

Minggu, 13 Desember 2020 | 13:30 WIB Sumber: Kompas.com
Catat, pemerintah bakal mulai lakukan perekrutan CPNS pada Maret 2021


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah dipastikan akan kembali membuka perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) untuk tahun 2021. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo mengatakan, perekrutan CPNS akan dilakukan mulai Maret 2021. 

"Dipastikan (penerimaan CPNS), infonya Maret 2021," kata Tjahjo kepada Kompas.com, Sabtu (12/12). Mengenai jumlah formasi CPNS 2021, Tjahjo belum mendapatkan laporannya. 

Namun, khusus untuk Pejabat Pembina Kepegawaian (PPPK) jabatan guru, sesuai dengan kesepakatan Mendikbud, Menteri PANRB, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan BKN akan merekrut hingga 1 juta formasi mulai tahun depan. 

"Untuk mengakomodasi hal tersebut, khusus pengajuan usulan untuk formasi Guru PPPK akan diperpanjang sampai dengan 31 Desember 2020," lanjut dia.

Baca Juga: Sri Mulyani optimistis ekonomi Indonesia tumbuh positif di kuartal I-2021

Tjahjo menambahkan, hingga akhir Agustus 2020, baru 174.077 formasi Guru PPPK yang telah diusulkan oleh pemerintah daerah, terdiri atas 32 Provinsi, 370 Kabupaten, dan 89 Kota. 

Selanjutnya, Januari-Februari 2021, akan dilakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap usulan jumlah formasi yang masuk tersebut. Diharapkan pada awal Maret 2021, formasi sudah bisa ditetapkan dan diumumkan. 

Kemudian, Kementerian PANRB akan menyusun dan menetapkan Peraturan Menteri PANRB sebagai dasar hukum pelaksanaan rekrutmen ASN tahun 2021, dari jalur CPNS maupun jalur PPPK. Tjahjo menambahkan, khusus untuk seleksi Guru PPPK akan dilaksanakan tiga kali selama 2021. 

"Diperkirakan proses pendaftaran sudah bisa dimulai bulan April sampai dengan Mei 2021," pungkas Tjahjo. (Ade Miranti Karunia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siap-Siap, Perekrutan CPNS Dimulai Maret 2021".

 

Selanjutnya: Ada wacana gaji PNS naik, Sri Mulyani belum sepakat dengan Kementerian PANRB

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Anna Suci Perwitasari

Terbaru