kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45886,18   -14,64   -1.62%
  • EMAS1.338.000 0,38%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Cara Mengakses Aplikasi SatuSehat, Masih Banyak yang Bingung


Kamis, 09 Maret 2023 / 04:10 WIB
Cara Mengakses Aplikasi SatuSehat, Masih Banyak yang Bingung
ILUSTRASI. Warga mengakses aplikasi SatuSehat di Jakarta (1/3/2023).

Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi mentransformasikan aplikasi PeduliLindungi menjadi aplikasi kesehatan masyarakat bernama SatuSehat Mobile sejak 1 Maret 2023.

Hanya saja, masih banyak warga yang bingung mengenai transformasi aplikasi kesehatan ini. 

Melansir laman indonesia.go.id, Staf Ahli Teknologi Kesehatan Menkes sekaligus Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes Setiaji mengatakan, bagi masyarakat yang telah mengunduh PeduliLindungi sebelumnya, mereka hanya perlu memperbarui aplikasi melalui Play Store maupun App Store, baik secara otomatis maupun manual.

“Setelah memberikan persetujuan syarat dan ketentuan di SatuSehat Mobile, pengguna hanya perlu log in dengan nomor ponsel atau email yang telah terdaftar sebelumnya di PeduliLindungi,” jelas Setiaji.

Dijelaskan, profil pengguna, sertifikat, dan tiket vaksin Covid-19 yang sebelumnya di platform PeduliLindungi juga tersinkronisasi secara otomatis. Dengan begitu, para pengguna PeduliLindungi tidak perlu repot lagi membuat akun baru untuk mulai memakai SatuSehat Mobile.

Ada sejumlah fitur yang memang sudah tersedia sebelumnya di PeduliLindungi. Sebut saja vaksinasi Covid-19, hasil tes antigen dan polymerase chain reaction (PCR), dan pindai QR code saat check-in ke ruang publik atau transportasi umum. 

Baca Juga: Tak Sama dengan PeduliLindungi, Ini Cara Cek Sertifikat Vaksin di SatuSehat

Nah, dalam waktu dekat juga akan tersedia fitur baru bernama diary kesehatan yang dapat mencatat sekaligus memonitor kondisi kesehatan diri dan orang-orang terdekat.

Ada empat kondisi yang akan bisa dicatat pada fitur tersebut, yaitu pengukuran tubuh (tinggi dan berat badan), tekanan darah, gula darah dan detak jantung. Setelahnya, akan muncul berbagai informasi seperti kurva kesehatan, analisis, serta rekomendasi untuk tindakan lebih lanjut.

Dalam rencana pengembangannya, SatuSehat Mobile secara bertahap akan menambahkan beragam fitur penunjang kesehatan personal lainnya yang datanya bersumber dan terintegrasi dengan rekam medis elektronik (RME) dan BPJS Kesehatan melalui SatuSehat Platform.

“Dari urusan imunisasi anak, antre ke rumah sakit, hasil pemeriksaan, hingga data pembelian obat nanti akan dapat diakses dan terintegrasi melalui SatuSehat Mobile,” kata Setiaji.

Baca Juga: Catat Syarat Naik Kereta Api 2023: Sertifikat Vaksin Covid-19 di SatuSehat



TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

×