kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Campur tangan asing, Putin: Jalan menuju neraka diaspal dengan niat baik


Kamis, 03 Desember 2020 / 13:47 WIB
ILUSTRASI. Presiden Rusia Vladimir Putin saat menyampaikan pidato di acara peringatan Hari Angkatan Laut di St.Petersburg, Minggu, 26 Juli 2020.

Sumber: TASS | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - MOSKOW. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan keprihatinannya terhadap campur tangan asing dalam urusan internal sejumlah negara. Menurutnya, itu "membuka jalan menuju neraka".

Putin menyebutkan, "gerakan bahkan konflik" bisa muncul di negara mana pun, terutama di tengah pemilihan umum (pemilu). 

"Tetapi, bukan ini yang menimbulkan kekhawatiran, melainkan intervensi asing: dukungan keuangan, dukungan informasional, dukungan politik," kata dia dalam pertemuan Pakta Pertahanan Keamanan Kolektif (CSTO), Rabu (2/12), seperti dikutip TASS.

CSTO beranggotakan enam negara eks Uni Soviet: Rusia, Armenia, Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan, dan Uzbekistan

Baca Juga: 6 Negara Eropa berkongsi bangun rudal pencegat hipersonik, hadapi Rusia?

"(Upaya mencampuri) selalu dibenarkan oleh niat terbaik," ujar Putin. 

"Dan, seperti yang kita tahu, jalan menuju neraka diaspal dengan niat baik. Inilah tujuan niat baik dan upaya campur tangan, dan mengarah ke campur tangan dalam urusan internal negara lain," sebutnya.

Putin percaya, orang-orang harus mendapat pilihan untuk menangani sendiri masalah yang paling mereka pedulikan. Ia mencontohkan situasi di Belarusia.

"Saya berharap, rakyat Belarusia memiliki kematangan politik yang cukup, sehingga mereka dapat dengan tenang dan tanpa gerakan mendadak membangun dialog politik internal dengan semua kekuatan politik, dan menyelesaikan semua masalah internal mereka sendiri, tanpa intervensi eksternal," kata Presiden Rusia.

Selanjutnya: Rusia: Siapa pun di balik pembunuhan fisikawan nuklir Iran harus bertanggungjawab

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×