kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.947.000   0   0,00%
  • USD/IDR 16.845   43,00   0,26%
  • IDX 8.241   -49,74   -0,60%
  • KOMPAS100 1.164   -7,52   -0,64%
  • LQ45 836   -5,45   -0,65%
  • ISSI 295   -0,98   -0,33%
  • IDX30 435   -0,91   -0,21%
  • IDXHIDIV20 521   0,37   0,07%
  • IDX80 130   -0,77   -0,59%
  • IDXV30 143   0,82   0,58%
  • IDXQ30 141   -0,31   -0,22%

Cadev naik jadi US$ 138,8 miliar pada April 2021, ditopang penerimaan pajak dan utang


Sabtu, 08 Mei 2021 / 06:50 WIB
Cadev naik jadi US$ 138,8 miliar pada April 2021, ditopang penerimaan pajak dan utang

Reporter: Yusuf Imam Santoso | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir April 2021 tercatat sebesar US$ 138,8 miliar, naik dibandingkan dengan posisi pada akhir Maret  2021 sebesar US$ 137,1.

Bank Indonesia (BI) melaporkan posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,0 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Erwin Haryono mengatakan Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Baca Juga: Makin perkasa, rupiah spot menguat pada awal perdagangan Jumat (7/5)

Erwin menjelaskan peningkatan posisi cadangan devisa pada April 2021 terutama dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah. 

"Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga, seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi," kata Erwin dalam keterangan resminya, Jumat (7/5).

Selanjutnya: Ekonom Bank Mandiri prediksi cadangan devisa April bisa capai US$ 138 miliar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×