kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Buyung Poetra (HOKI) Raih Penjualan Rp 925,7 Miliar pada 2022, Ini Pendorongnya


Selasa, 04 April 2023 / 06:40 WIB
Buyung Poetra (HOKI) Raih Penjualan Rp 925,7 Miliar pada 2022, Ini Pendorongnya

Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI), emiten produsen beras berkualitas merek Topi Koki dan HOKI melanjutkan langkah ekspansi untuk melebarkan rentang bisnis sebagai bagian dari strategi pertumbuhan perusahaan menghadapi tantangan kondisi perekonomian yang masih tidak menentu. 

Salah satu perwujudannya adalah terus mengembangkan beragam produk pangan untuk masuk ke bisnis Fast Moving Consumer Goods (FMCG) di bawah payung anak usaha PT Hoki Distribusi Niaga (HDN) yang mulai beroperasi secara komersial di 2021 sekaligus mengembangkan saluran distribusi online to offline Warung Koki yang bisa diunduh di aplikasi handphone berbasis Android.

Selain itu, HDN pada akhir 2022 lalu telah mulai meluncurkan produk-produk unggulannya, mulai dari produk kreasi beras, DailyMeal Eats dengan cita rasa warisan kuliner Indonesia yang praktis untuk disajikan, serta produk beras sehat, DailyMeal Rice yang mendukung gaya hidup sehat yaitu untuk produk beras dari singkong dan beras dari jagung.  Produk-produk beras sehat ini memiliki karbohidrat rendah dan index glikemik rendah, sehingga aman untuk penderita diabetes dan dapat digunakan untuk program diet.

Jika dibandingkan akhir 2021 di mana HDN baru membukukan penjualan senilai Rp 312,8 juta, maka pada akhir 2022 HDN telah membukukan penjualan senilai Rp 30,8 miliar atau meningkat lebih dari 50 kali lipat. 

Baca Juga: Penggabungan Indihome dan Telkomsel, Bisa Dorong EBITDA TLKM hingga Rp 6 Triliun

Selama tahun 2022 di mana penjualan beras masih mengalami tantangan, HOKI juga melakukan restrukturisasi grup usaha antara lain membentuk anak usaha baru yang bergerak di bidang investasi bernama PT Hoki Investasi Sejati (HIS). 

Upaya restrukturisasi dan diversifikasi tersebut semakin penting dilakukan sebagai bagian dari pengelolaan risiko bisnis HOKI. Hasilnya, penjualan HOKI pada tahun 2022 bisa dipertahankan meskipun sedikit menurun menjadi sekitar Rp 925,7 miliar dari Rp 933,6 miliar pada tahun sebelumnya.

Hal ini merupakan suatu pencapaian penting di tengah kenaikan berbagai beban biaya akibat kenaikan laju inflasi terkait kenaikan harga bahan baku dan transportasi pada tahun lalu. HOKI pun masih mampu membukukan laba bersih tahun berjalan Rp 90,57 juta pada 2022. 

“Di satu sisi kami patut bersyukur karena masih bisa mencatatkan laba bersih, meskipun nilainya kecil. Di sisi lain, kami harus tetap optimis melangkah ke depan, supaya dapat melalui tahun 2023 yang penuh tantangan ini dengan beragam strategi usaha yang kami siapkan sejak 2020 lalu dengan penuh kehati-hatian," ujar Direktur HOKI, Budiman Susilo dalam siaran pers yang diterima KONTAN, Senin (3/4). 

Untuk itu, HOKI berharap tahun ini dapat meraih peningkatan penjualan dan laba kembali seperti tahun-tahun sebelumnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×