kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Brunei catat kasus lokal COVID-19, yang pertama dalam 15 bulan


Selasa, 10 Agustus 2021 / 20:00 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - BANDAR SERI BEGAWAN. Brunei mencatat 42 kasus virus corona baru pada Senin (9 Agustus), rekor harian, setelah pada akhir pekan melaporkan kasus COVID-19 pertama yang ditularkan secara lokal dalam 15 bulan terakhir.

Brunei telah menerapkan aturan karantina yang ketat untuk pelancong yang masuk dan baru melaporkan 406 infeksi sejak awal pandemi. Satu kluster dalam wabah saat ini terkait dengan pusat karantina hotel, Menteri Kesehatan Mohd Isham Jaafar mengatakan.

"Dibandingkan (wabah) tahun lalu, kami tidak tahu sumber banyak kasus kali ini," katanya dalam konferensi pers, Senin, seperti dikutip Reuters.

Wabah saat ini menyebabkan pusat karantina cepat terisi. Menurut Isham, pihak berwenang juga menyelidiki kemungkinan penyeberangan perbatasan ilegal antara Brunei dan Malaysia adalah sumber infeksi terbaru di Brunei.

Baca Juga: Temuan Inggris: Orang yang telah divaksinasi bisa menularkan varian Delta

"Kita tahu bahwa rantai terlemah terutama adalah jalur penyelundupan dan garis depan dari bandara ke hotel," ujar dia.

Isham menyebutkan, selama akhir pekan lalu, sampel yang diambil dari orang yang terinfeksi virus corona telah dikirim ke Singapura untuk menguji varian virus Delta yang sangat menular.

Pada Sabtu (7/8) pekan lalu, Brunei melaporkan tujuh infeksi COVID-19 yang ditularkan di masyarakat, kasus lokal pertama sejak Mei 2020.

Kejadian ini segera mengembalikan pembatasan pergerakan yang ketat, termasuk larangan sebagian besar pertemuan publik. Sekolah, masjid, dan sebagian besar bisnis yang tidak penting telah ditutup.

Sekitar 33% dari total populasi Brunei sebanyak 450.000 jiwa telah menerima setidaknya satu dosis vaksin, menurut data pemerintah yang diterbitkan pada Minggu (8/8).

Selanjutnya: Di Iran, setiap dua menit ada satu orang meninggal karena Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×