BRIN Akan Kelola Rp 10,5 Triliun pada 2022, Tapi Baru Segini yang Dipastikan Ada

Sabtu, 08 Januari 2022 | 10:35 WIB   Reporter: Achmad Jatnika
BRIN Akan Kelola Rp 10,5 Triliun pada 2022, Tapi Baru Segini yang Dipastikan Ada


KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) akan mengelola anggaran Rp 10,5 triliun di tahun anggaran 2022 setelah integrasi 39 dengan lembaga riset.

Akan tetapi, Kepala BRIN Handoko Tri Laksono mengkonfirmasi, bahwa besaran dana tersebut masih belum pasti. Ia memastikan bahwa dana yang pasti baru sebanyak Rp 6,1 triliun.

“Sisanya baru akan diproses oleh Kemenkeu bulan ini,” ungkap Handoko kepada Kontan, Kamis (6/1).

Nantinya, seluruh pendanaan dan fasilitas yang ada di BRIN tidak akan hanya sekadar untuk membiayai periset di BRIN, tetapi juga dapat diakses oleh seluruh pihak secara kompetitif.

Baca Juga: Apa itu BRIN? Badan Riset yang Kini Menaungi Eijkman

“Seluruh pendanaan dan fasilitasi yang ada di BRIN tidak sekedar untuk membiayai kegiatan riset periset di BRIN, tetapi dibuka dan bisa diakses oleh seluruh pihak secara kompetitif. Seluruh pihak ini bisa periset BRIN, dosen di kampus, industri, komunitas dan lain-lain,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa BRIN sudah mendesain dan melansir berbagai skema fasilitas dan pendanaan yang belum pernah ada sebelumnya.

Menurutnya, dengan integrasi ini, BRIN nantinya memiliki kapasitas dan kompetensi yang jauh lebih kuat untuk menjadi enabler.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Transformasi Digital dalam Ketatanegaraan Menuju Smart Government

“Kami sudah meluncurkan berbagai skema fasilitasi dan pendanaan untuk publik bisa masuk ke aktivitas riset secara terbuka dan kompetitif,” jelasnya.

Aktivitas riset terbuka ini dibagi menjadi tiga bagian, yakni https://manajementalenta.brin.go.id untuk pengembangan talenta riset dan inovasi, https://pendanaan-risnov.brin.go.id untuk pendanaan dan fasilitasi riset dan inovasi, dan https://elsa.brin.go.id untuk penyediaan infrastruktur riset.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli

Terbaru