kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

BNI salurkan KUR 17 triliun hingga Oktober, restrukturisasi capai Rp 14 triliun


Sabtu, 28 November 2020 / 15:15 WIB

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga Oktober, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) telah menyalurakan kredit usaha rakyat (KUR) senilai  Rp 17 triliun atau 77,2% dari kuota yang diterima perseroan tahun ini yakni Rp 22 triliun. Dari jumlah itu, BNI telah melakukan restrukturisasi kredit kepada sekitar 99.000 debitur program kredit usaha rakyat (KUR) dengan nilai kredit mencapai Rp 14 triliun. 

GM Bisnis Usaha Kecil-2 BNI Bambang Setyatmojo mengatakan, restrukturisasi kredit ini masih terus berlanjut untuk menjaga sustainabilitas restrukturisasinya termasuk adanya perpanjangan atau peninjauan kembali atas skema restrukturisasi yang dinikmati debitur. 

Ia melihat potensi gagal bangkit bagi debitur yang direstrukturisasi itu relatif kecil dengan adanya tambahan stimulus penundaan pokok dan pemberian tambahan subsidi bunga yang diberikan oleh pemerintah. 

“NPL KUR BNI saat ini masih terjaga di bawah 0,5%,” kata Bambang pada Kontan.co.id, Jumat (27/11).

Baca Juga: Hingga Oktober 2020, BRI salurkan KUR Rp 105,3 triliun

Sedangkan penyaluran KUR BNI selama 10 bulan pertama tahun ini sudah mencapai  Rp 17 triliun atau 77,2% dari kuota yang diterima perseroan tahun ini yakni Rp 22 triliun. Kredit tersebut disalurkan kepada 190.000-an pelaku usaha dimana penyerapannya masih didominasi  sektor produktif yakni 51%.

Guna merealisasikan seluruh kuota tahun ini, BNI melakukan digitalisasi proses kredit, penguatan dan penambahan klaster-klaster produktif binaan BNI, serta value chain dari segmen menengah/ korporasi serta akuisisi debitur unggulan lokal. 

"Dengan strategi itu, kami tetap optimis dapat menyalurkan plafon KUR yang diberikan oleh pemerintah tahun ini," kata Bambang.

Digitalisasi dalam segala lini bisnis merupakan salah satu fokus BNI ke depan. Salah satu caranya adalah merangkul penyedia platform digital yang ada untuk berkolaborasi baik dalam hal cash management, pembiayaan kepada mitra platform digital, dan skema kerjasama lainnya. 

Hingga saat ini, BNI telah menyalurkan KUR sebesar Rp 17 miliar kepada pengguna platform digital yang telah bekerjasama dengan BNI.

Selanjutnya: BNI dan Bank Mandiri terbuka beri kredit ke guru

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×