kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45895,84   4,26   0.48%
  • EMAS1.325.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

BMKG: Puncak Musim Hujan Bakal Terjadi di Awal Tahun 2024


Rabu, 08 November 2023 / 14:11 WIB
BMKG: Puncak Musim Hujan Bakal Terjadi di Awal Tahun 2024
ILUSTRASI. BMKG mengatakan, awal musim hujan di Indonesia diprakirakan terjadi pada Oktober-Desember 2023. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto

Reporter: kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah wilayah di Indonesia mulai memasuki musim hujan 2023/2024.

Melansir Kompas.com, Senior Forecaster Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Irsal Yuliandri mengatakan, awal musim hujan di Indonesia diprakirakan terjadi pada Oktober-Desember 2023. 

Namun demikian, awal musim hujan di Indonesia tidak terjadi secara serentak. 

"Saat ini beberapa wilayah Indonesia memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim kemarau menuju musim hujan," ujarnya kepada Kompas.com, Senin (6/11/2023). 

Dia menambahkan, tingginya keragaman iklim di Indonesia menyebabkan awal musim hujan tidak terjadi secara serentak di seluruh wilayah Indonesia. 

Ia menjelaskan, sebagian wilayah Indonesia termasuk wilayah Jabodetabek, saat ini sedang mengalami masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan. 

Lantas, kapan puncak musim hujan di Indonesia? 

Baca Juga: Cuaca Hari Ini (7/11) di Banten, Serpong Tangerang Hujan Tidak, ya?

Puncak musim hujan di Indonesia 

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Dwikorita Karnawati mengatakan, puncak musim hujan di Indonesia sebagian besar wilayah diperkirakan terjadi pada awal 2024. 

"Puncak musim hujan 2023/2024 di sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan terjadi pada Januari dan Februari 2024, yakni sebanyak 385 ZOM (55,08 persen)," ujarnya dari rilis yang diterima Kompas.com, Selasa (7/11/2023). 

"Jika dibandingkan terhadap normal puncak musim hujan, puncak musim hujan 2023/2024 di sebagian besar daerah diprakirakan sama dengan normalnya, yaitu sebanyak 351 ZOM (50,21 persen)," sambungnya. 

Sedangkan wilayah lainnya, kata Dwikorita, diperkirakan mundur dari waktu normalnya, yaitu sebanyak 203 ZOM (29,04 persen) dan maju terhadap normal yaitu sebanyak 145 ZOM (20,74 persen). 

Baca Juga: Siapkan Payung dan Jas Hujan, Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini (7/11)

Zona Musim (ZOM) adalah daerah atau wilayah yang dibedakan berdasarkan pola klimatologi curah hujan atau rata-rata 30 tahun dan setidaknya memiliki satu musim. 

Dalam hal ini bisa musim hujan sepanjang tahun atau sebaliknya musim kemarau sepanjang tahun. 



TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

×