kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.541.000   10.000   0,40%
  • USD/IDR 18.174   21,00   0,12%
  • IDX 4.904   -192,54   -3,78%
  • KOMPAS100 629   -27,90   -4,25%
  • LQ45 497   -20,62   -3,98%
  • ISSI 164   -6,52   -3,83%
  • IDX30 280   -11,04   -3,79%
  • IDXHIDIV20 378   -13,42   -3,43%
  • IDX80 73   -3,14   -4,14%
  • IDXV30 105   -3,49   -3,20%
  • IDXQ30 94   -3,48   -3,57%

Bisnis sektor konsumer diprediksi masih memiliki prospek positif


Senin, 13 Desember 2021 / 09:10 WIB

Reporter: Dimas Andi | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bisnis di sektor konsumer dinilai masih akan menarik di masa-masa mendatang selama daya beli masyarakat terus terjaga. Mengutip situs Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks saham sektor consumer non cyclicals (konsumer primer) turun 13,89% (ytd) per hari Jumat (10/12) lalu.

Analis Philip Sekuritas Helen menyampaikan, menurunnya indeks saham sektor konsumer lebih disebabkan oleh faktor kinerja operasional dan keuangan emiten-emiten di sektor yang bersangkutan sepanjang 2021.

Selain itu, terjadi pula rotasi pilihan saham bagi investor. Dalam hal ini, di tahun 2020 lalu sektor konsumer dianggap sebagai sektor defensif dan sempat menjadi pilihan bagi banyak investor. 

“Namun, dengan meredanya kasus Covid-19 dan mulai pulihnya ekonomi, maka investor akan beralih ke sektor yang diuntungkan oleh pemulihan tersebut,” imbuh dia, Jumat (10/12).

Baca Juga: GAPMMI ramal industri mamin bisa tumbuh 5% sepanjang tahun 2021, ini pendorongnya

Terlepas dari itu, bisnis sektor konsumer tetap menjanjikan lantaran jumlah penduduk Indonesia begitu melimpah. Permintaan terhadap produk konsumer pun pada dasarnya selalu ada, karena beberapa produk di antaranya merupakan kebutuhan primer.

Beberapa hal yang perlu diantisipasi oleh perusahaan atau emiten di sektor konsumer antara lain perubahan gaya hidup konsumsi masyarakat yang kini mulai menggemari belanja online, produk-produk yang laris terjual di masa pandemi Covid-19, dan pentingnya membuat kemasan produk yang ekonomis.

“Persaingan di sektor konsumer juga semakin ketat seiring dengan banyaknya pesaing baru di sektor ini,” tukas Helen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
11.11
Kontan Academy
The Owner's Number Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×