kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 3.027.000   167.000   5,84%
  • USD/IDR 16.825   30,00   0,18%
  • IDX 7.845   -484,73   -5,82%
  • KOMPAS100 1.095   -70,66   -6,06%
  • LQ45 796   -37,97   -4,56%
  • ISSI 276   -21,67   -7,28%
  • IDX30 416   -13,98   -3,25%
  • IDXHIDIV20 499   -10,94   -2,15%
  • IDX80 122   -7,22   -5,59%
  • IDXV30 134   -5,07   -3,65%
  • IDXQ30 136   -3,10   -2,23%

Bikin dunia was-was, Iran mulai pasok gas uranium ke fasilitas bawah tanah


Rabu, 18 November 2020 / 23:40 WIB
Bikin dunia was-was, Iran mulai pasok gas uranium ke fasilitas bawah tanah

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - WINA. Iran mulai menyuplai bahan baku gas uranium hexafluoride (UF6) ke dalam sentrifugal pengayaan uranium IR-2m yang dipasang di pabrik bawah tanahnya di Natanz, menurut laporan pengawas nuklir PBB.

Langkah tersebut merupakan pelanggaran terbaru Iran atas kesepakatan nuklirnya dengan negara-negara besar. 

Sebelumnya Iran mengatakan, pihaknya hanya bisa mengakumulasi uranium yang diperkaya dengan mesin IR-1 generasi pertama dan itu cuma dapat dioperasikan di pabrik bawah tanah. 

Sementara laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sebelumnya menyebutkan, Iran telah memasang mesin IR-2m di bawah tanah.

Baca Juga: Teheran: Setiap serangan AS atas Iran akan hadapi respons menghancurkan

"Pada 14 November 2020, IAEA memverifikasi bahwa Iran mulai memasukkan UF6 ke dalam kaskade yang baru-baru ini dipasang dari 174 sentrifugal IR-2m di Pabrik Pengayaan Bahan Bakar (FEP) di Natanz," kata IAEA dalam laporannya kepada negara-negara anggota tertanggal 17 November yang salinannya Reuters dapat.

Sebelumnya, Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz mendesak dunia untuk mengambil "sikap tegas" guna mengatasi upaya Iran untuk mengembangkan program rudal nuklir dan balistik.

Dalam pidato tahunan di depan badan penasihat pemerintah tertinggi pada 12 November lalu, Raja Salman menekankan bahaya proyek regional Iran, campur tangannya di negara lain, pengembangan terorisme, dan mengipasi api sektarianisme.

Mengutip Reuters, Raja Salman menyerukan sikap tegas dari komunitas internasional terhadap Iran yang menjamin penanganan drastis dari upayanya untuk memperoleh senjata pemusnah massal dan mengembangkan program rudal balistik.

Selanjutnya: Kembangkan rudal nuklir, Raja Salman desak dunia mengambil sikap tegas atas Iran

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

×