kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

BI turunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini menjadi 4,1%-5,1%


Selasa, 01 Juni 2021 / 05:15 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia 2021 akan berada di kisaran 4,1% hingga 5,1%.

Perkiraan tersebut merupakan angka revisi. Sebelumnya, BI masih optimistis pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 4,3% hingga 5,3%.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, prediksi tersebut didasarkan perbaikan konsumsi swasta yang tidak secepat yang diperkirakan oleh otoritas moneter maupun otoritas fiskal.

“Karena ada beberapa hal yang terkendala karena mobilitas, dan juga kenaikan kasus Covid-19. Sehingga, kami perlu memantau, game changer Covid-19 merupakan penentu pemulihan ekonomi,” ujar Perry dalam rapat kerja bersama dengan Badan Anggaran DPR RI, Senin (31/5).

Baca Juga: Gubernur BI ungkap hal yang perlu diwaspadai untuk jaga stabilitas pasar keuangan

Namun, Perry optimistis, perbaikan ekonomi akan tetap nyata. Bahkan, di tahun depan perekonomian diperkirakan bergerak di kisaran 5,0% hingga 5,5%. Ini ditopang berlanjutnya program vaksinasi yang mendorong kenaikan mobilitas sehingga konsumsi rumah tangga membaik.

Selain itu, pertumbuhan ekonomi akan didukung kinerja investasi yang meningkat pasca implementasi Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Dari sisi ekspor, perdagangan diperkirakan tetap kuat seiring pertumbuhan global yang tetap tinggi dan masih baiknya harga komoditas.

“Selain itu, pertumbuhan ekonomi di tahun depan akan didukung oleh berlanjutnya stimulus fiskal pemerintah dan kebijakan BI yang tetap akomodatif,” imbuh Perry.

Selanjutnya: BI akan merilis mata uang digital, berikut pertimbangannya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×