kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

BI: Rupiah berpotensi bergerak stabil dan masih punya peluang menguat


Jumat, 19 November 2021 / 06:45 WIB
BI: Rupiah berpotensi bergerak stabil dan masih punya peluang menguat

Reporter: Bidara Pink | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memprediksi, pergerakan nilai tukar rupiah akan semakin stabil di masa depan. Bahkan bank sentral Indonesia ini juga melihat ada ruang bagi nilai tukar rupiah untuk apresiatif atawa menguat.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, ini tak lepas dari faktor fundamental nilai tukar rupiah yang mendukung pergerakan mata uang Garuda.

Ia memerinci, faktor-faktor fundamental itu adalah, pertama, neraca transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) yang tetap rendah.

Kedua, prospek pertumbuhan ekonomi yang baik. Ketiga, perbedaan imbal hasil antara Surat Berharga Negara (SBN) dan US Treasury yang tetap menarik.

Baca Juga: Keputusan BI pertahankan suku bunga acuan akan beri dampak positif untuk rupiah

“Semua faktor-faktor fundamental ini jadi faktor positif pergerakan nilai tukar rupiah ke depan, stabil dan bahkan meningkat,” ujar Perry dalam video konferensi, Kamis (18/11)

Namun, Perry tetap meminta agar Indonesia mawas diri. Pasalnya, ada faktor teknikal yang juga mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah. Salah satunya adalah normalisasi kebijakan longgar (tapering off) dari The Federal Reserve (The Fed).

Tapering off yang dilakukan oleh The Fed ini akan membayangi pergerakan nilai tukar rupiah dari waktu ke waktu. Dengan demikian, dirinya dan otoritas moneter akan mencermati lebih lanjut seberapa besar dampak tapering off pada nilai tukar rupiah.

Selanjutnya: Hero Supermarket (HERO) mendirikan anak usaha Distribusi Kesehatan & Kecantikan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×