kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

BI mencatat surplus NPI di sepanjang tahun 2020 sebesar US$ 2,6 miliar


Sabtu, 20 Februari 2021 / 07:35 WIB
BI mencatat surplus NPI di sepanjang tahun 2020 sebesar US$ 2,6 miliar

Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) di sepanjang tahun 2020 mencetak surplus, melanjutkan tren surplus pada tahun sebelumnya.

Bank Indonesia (BI) mencatat, surplus NPI di sepanjang tahun 2020 sebesar US$ 2,6 miliar. Meski begitu, ini lebih kecil dari surplus NPI di 2019 yang sebesar US$ 4,7 miliar.

“Perkembangan tersebut didorong oleh penurunan defisit transaksi berjalan serta surplus transaksi modal dan finansial,” tutur Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono dalam keterangannya, Jumat (19/2).

Terperinci, defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) di sepanjang tahun lalu sebesar US$ 4,7 miliar atau setara 2,7% dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Baca Juga: Dorong sektor otomotif, BI atur ketentuan DP 0% untuk kredit kendaraan bermotor

Ini jauh menyempit dari CAD pada tahun 2019 yang sebesar US$ 30,3 miliar atau setara 2,7% PDB.

Erwin mengatakan, menyempitnya CAD sejalan dengan kinerja ekspor yang terbatas, akibat melemahnya permintaan negara-negara mitra dagang yang terdampak Covid-19.

Kemudian, ini juga dipengaruhi oleh impor yang masih tertahan akibat permintaan domestk yang belum kuat di sepanjang tahun lalu.

Sementara itu, transaksi modal dan finansial pada tahun 2020 tetap mencatat surplus, sebesar US$ 7,9 miliar. Ini sejalan dengan optimisme investor terhadap pemulihan ekonomi domestik yang terjaga, dan ketidakpastian di pasar keuangan global yang mereda, terutama di paruh kedua tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×