kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.581.000   -14.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.979   67,00   0,37%
  • IDX 5.981   -90,25   -1,49%
  • KOMPAS100 771   -14,29   -1,82%
  • LQ45 591   -10,33   -1,72%
  • ISSI 207   -3,59   -1,70%
  • IDX30 328   -5,39   -1,62%
  • IDXHIDIV20 418   -6,04   -1,42%
  • IDX80 88   -1,64   -1,83%
  • IDXV30 114   -1,30   -1,14%
  • IDXQ30 107   -1,47   -1,36%

Berkat sejumlah stimulus, penyaluran KPR di BNI melaju kencang


Kamis, 15 Juli 2021 / 09:15 WIB

Reporter: Amanda Christabel | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Hingga semester satu 2021, kredit properti menjadi penopang kredit perbankan. Khususnya kredit kepemilikan rumah (KPR), yang hingga akhir tahun diproyeksi akan tumbuh lebih besar dibandingkan sektor kredit lainnya, meskipun bunga KPR belum turun secara signifikan. 

Hal ini juga didukung dengan adanya stimulus pembebasan pajak yang diberikan pemerintah, dan pelonggaran loan to value (LTV) yang diberikan oleh Bank Indonesia (BI).

Seperti yang diutarakan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, realisasi BNI Griya per semester satu 2021 tumbuh cukup baik, yakni dengan mencatatkan angka sebesar 6% secara year on year (yoy).

Baca Juga: BI bakal atur permodalan penyelenggara sistem pembayaran, termasuk fintech

Direktur Bisnis Konsumer BNI, Corina Leyla Karnalies mengatakan, pertumbuhan ditopang oleh KPR Subsidi yang tumbuh dobel digit. “Adanya penawaran suku bunga rendah dan fixed selama 3,5 tahun dan 10 tahun, serta program stimulus dari pemerintah seperti DP 0% dan pembebasan pajak pertambahan nilai (PPN),” tambah Corina kepada KONTAN, Rabu (14/7).

“Di tengah kondisi pandemi covid-19, kami menjaga pertumbuhan KPR secara moderat atau single digit dengan melakukan pembiayaan secara selektif ke low risk costumer, maupun pembelian di developer PKS,” tutup Corina.

Sekadar informasi tambahan, di saat kredit perbankan secara nasional masih kontraksi 1,28% secara year on year (YoY) pada Mei 2021, BI mencatat bahwa KPR justru mampu tumbuh positif 6,61% YoY.

Selanjutnya: Bisnis tertekan, profitabilitas multifinance menurun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×