Begini Sikap Emiten Properti Terkait Progres Pembangunan IKN di Kaltim

Rabu, 08 Juni 2022 | 07:00 WIB   Reporter: Venny Suryanto
Begini Sikap Emiten Properti Terkait Progres Pembangunan IKN di Kaltim


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) masih meninjau perkembangan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Meski demikian, perseroan tengah melihat adanya prospek bisnis yang bagus di wilayah tersebut.

Direktur Ciputra Development Harun Hajadi mengatakan IKN adalah proyek nasional yang dikembangkan dalam rangka memindahkan ibu kota negara ke lokasi yang lebih sustainable

“Bisnis property kan komersial, kita tentu tertarik dengan prospek propertinya, akan tetapi bentuknya seperti apa, kita masih tunggu perkembangan nya. Misalnya apakah infrastructure disediakan atau harus dibantu oleh pihak yang berinvestasi, kedua bisnis model ini sangat berbeda hitungannya,” ujar Harun kepada Kontan.co.id, Selasa (7/6). 

Baca Juga: Proyek IKN Nusantara Bakal Berdampak Positif bagi Bisnis Properti

Harun mengatakan, hingga kini perusahaan memang belum memiliki land bank atau lahan kosong yang berlokasi di Penajam Paser Utara. akan tetapi perseroan telah memiliki land bank di Samarinda. Di mana berdasarkan catatan KONTAN, luas lahan itu mencapai  870 hektare (Ha) di Kalimantan. 

Sayangnya, Harun belum bisa memastikan bagaimana rencana bisnis CTRA di Ibu Kota baru tersebut. Yang pasti, perseroan pastikan akan turut serta membangun proyek-proyek di kota baru itu.

Namun, yang pasti CTRA memiliki proyek-proyek yang telah di garap di Samarinda yakni CitraLand City Samarinda dan CitraGrand Senyiur City. Di samping itu, Direktur PT Metropolitan Land Tbk (MTLA), Olivia Surodjo mengungkapkan terkait prospek bisnis properti di IKN saat ini perseroan belum bisa memberikan komentar.

Baca Juga: Pengembang Properti Menunggu Realisasi Konkret Pembangunan IKN Nusantara

“Karena kami masih mempelajari  bagaimana potensi dan prospek bisnis disana,” jelas dia. 

Dia juga bilang, saat ini MTLA sendiri juga belum memiliki land bank di Kalimantan Timur. Perseroan hanya berfokus pada penambahan lahan di land bank yang ada, seperti di Kertajati dan Cibitung. 

“Tapi Metland tetap akan selalu mencari landbank baru untuk keberlanjutan Perusahaan,” tutup Olivia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Handoyo .

Terbaru