Banyak yang Masih Bingung, Vaksin Booster Apakah Harus Sama? Ini Kata Kemenkes

Kamis, 27 Januari 2022 | 07:32 WIB   Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie
Banyak yang Masih Bingung, Vaksin Booster Apakah Harus Sama? Ini Kata Kemenkes

ILUSTRASI. Program vaksinasi booster ini diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. KONTAN/Fransiskus Simbolon


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Vaksin booster apakah harus sama? Pertanyaan ini banyak bermunculan di masyarakat. Pasalnya, masih banyak masyarakat yang bingung untuk memilih jenis vaksin booster. 

Mengingatkan saja, program vaksin booster sudah diluncurkan pemerintah sejak Rabu (12/1/2022) lalu. Program vaksinasi booster ini diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat. Adapun prioritas vaksinasi booster adalah untuk kelompok lansia dan kelompok rentan.

Lalu, vaksin booster apakah harus sama?

Melansir laman indonesiabaik.id, berikut ketentuan mengenai vaksinasi booster yang harus kamu ketahui:

Kementerian Kesehatan kembali menambahkan kombinasi vaksin primer dan vaksin booster yang bisa digunakan. Program vaksin booster ini akan dilakukan secara gratis untuk masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Omicron Naik Jadi 1.626, Ini Gejala Khas dan Perbedaan dengan Flu

Rekomendasi vaksin booster

Untuk menjawab pertanyaan vaksin booster apakah harus sama, Kementerian Kesehatan menyebut, sesuai dengan pertimbangan kesiapan vaksin dan hasil riset peneliti konfirmasi Badan POM dan Itagi, maka kombinasi vaksin menjadi sebagai berikut:

  1. Vaksin primer Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer
  2. Vaksin primer Sinovac akan diberikan vaksin booster setengah dosis AstraZeneca
  3. Vaksin primer AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Moderna.
  4. Vaksin primer AstraZeneca akan diberikan vaksin booster setengah dosis Pfizer

Baca Juga: Belum Dapat Vaksin Booster? Kenali Efek Samping CoronoVac, Pfizer, Astra, dan Moderna

Seluruh kombinasi ini dinyatakan sudah mendapatkan persetujuan dari BPOM dan juga rekomendasi dari ITAGI. Kombinasi vaksin booster juga sudah sesuai dengan rekomendasi WHO di mana pemberian vaksin booster dapat menggunakan vaksin yang sejenis atau juga bisa vaksin yang berbeda atau heterolog.

Heterolog diartikan sebagai vaksinasi booster yang menggunakan jenis vaksin berbeda dengan dosis pertama dan dosis kedua. Sementara, homolog merupakan vaksinasi booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama seperti vaksinasi dosis pertama dan kedua.

Jadi, pertanyaan vaksin booster apakah harus sama, sudah terjawab kan?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Terbaru