Bank Permata yakin bisa catatkan kinerja positif pada kuartal III

Rabu, 15 September 2021 | 08:50 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Bank Permata yakin bisa catatkan kinerja positif pada kuartal III

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Permata Tbk (BNLI) melihat kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat tidak akan banyak berdampak pada kinerja kuartal III 2021. Pendapatan operasional diperkirakan masih akan  terus mencatatkan pertumbuhan positif. 

"Kami tidak melihat adanya tekanan yang lebih dalam dibanding dengan semester I. Bahkan pendapatan operasional masih terus tercatat positif projectory," kata  Lea Setianti Kusumawijaya Direktur keuangan Bank Permata dalam paparan virtual, Selasa (14/9).

Bank Permata melihat kebijakan itu hanya sedikit berdampak pada penyaluran kredit. Kendati begitu, penyaluran kredit perseroan masih terbilang stabil dibandingkan semester I 2021.

Tahun ini, Bank Permata menargetkan kredit sekitar 3%-5%. Lea mengatakan, jika target tidak tercapai karena perubahan kondisi pasar bukan suatu hal yang buruk.

Baca Juga: BNI sebut bilyet deposito nasabah meragukan, hanya berupa cetakan scan

Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana menjaga kinerja tetap positif dengan pendapatan operasional tetap tumbuh. "Karena untuk penyaluran kredit juga harus menjaga prinsip kehati-hatian," ujarnya. 

Direktur Ritel Bank Permata Djumariah Tenteram mengungkapkan, dari hasil pengamatan perseroan, dampak PPKM terhadap kredit terjadi terutama pada segmen UMKM. 

Meskipun kredit belum sepenuhnya pulih namun pada semester I sebelum diberlakukan kebijakan PPKM, katanya, kredit sudah bergerak positif. Itu ditandai dengan booking kredit di segmen ini tumbuh 35% pada kuartal II dibanding kuartal I. "Namun, setelah PPKM kami melihat aktivitas dan mobilitas yang melambat otomatis berdampak pada SME," ujarnya.

Sementara permintaan kredit di segmen korporasi dan komersial Bank Permata hingga saat ini sudah membaik walaupun diakui Darwin Wibowo Direktur Wholesale Banking Bank Permata kebijakan PPKM memang sedikit menunda transaksi di segmen tersebut pada kuartal III ini. 

Baca Juga: BCA dan BNI miliki saham BTPN, begini penjelasan manajemen

Dia optimis kredit wholesale perseroan akan tumbuh baik tahun ini karena diperkirakan transaksi yang tertunda di kuartal III akan dieksekusi pada kuartal IV mendatang. 

Adapun sektor usaha yang mencatatkan permintaan kredit cukup baik berasal dari industri F&B, telekomunikasi,  dan sektor yang berkaitan dengan komoditas. "Harga komoditas yang cukup baik mendorong permintaan kredit. Jadi kuartal IV pasti akan lebih baik dari kuartal III," pungkasnya. 

Selanjutnya: Bank Permata buka peluang akusisisi untuk genjot bisnis ritel banking

 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru