kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.909   27,00   0,16%
  • IDX 9.049   16,70   0,18%
  • KOMPAS100 1.253   5,35   0,43%
  • LQ45 889   6,65   0,75%
  • ISSI 329   -0,72   -0,22%
  • IDX30 452   3,26   0,73%
  • IDXHIDIV20 534   4,74   0,89%
  • IDX80 140   0,56   0,40%
  • IDXV30 147   0,11   0,07%
  • IDXQ30 145   1,35   0,94%

Bank Mandiri intip peluang untuk melakukan ekspansi anorganik


Kamis, 16 September 2021 / 05:35 WIB
Bank Mandiri intip peluang untuk melakukan ekspansi anorganik

Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah perbankan Tanah Air tengah mempersiapkan rencana ekspansi secara anorganik tahun ini. Ekspansi lewat akuisisi dijajaki untuk mengoptimalkan pertumbuhan bisnis mereka ke depan.

Tahapannya ada yang sudah masuk dalam proses akuisisi dan ada pula yang masih melihat-lihat peluang. Seperti diketahui, ekpansi anorganik bisa dilakukan dengan merger atau lewat akuisisi sebuah bisnis atau satu perusahaan.  

PT Bank Mandiri Tbk salah satu yang masih melihat-lihat. Bank ini sedang mengkaji peluang dan opsi ekspansi anorganik sebagai strategi untuk mendorong pertumbuhan bisnis ke depan. 

Lantaran masih mengkaji dan melihat peluang, Bank Mandiri belum ada rincian perusahaan atau bisnis apa yang sedang disasar perseroan. "Saat ini kami masih mengkaji peluang dan opsi yang ada, tetapi kami belum bisa men-disclose rencana tersebut," kata Sigit Prastowo Direktur Keuangan Bank Mandiri pada KONTAN, Rabu (15/9). 

Namun, Sigit menegaskan bahwa fokus utama Bank Mandiri saat ini adalah mendorong pertumbuhan dengan mengoptimalkan value chain dari nasabah korporasi dan komersial yang dimiliki perseroan, serta mengoptimalkan potensi kewilayahan sebagai basis ekspansi bisnis.

Baca Juga: Penuhi ketentuan ekuitas, OJK cabut sanksi Asuransi Jiwa Advista

Sebelumnya dalam paparan publik pada 8 September 2021 lalu, Sigit mengatakan Bank Mandiri terus mengkaji potensi melakukan insiatif dalam menghadapi era digitalisasi.

Dia menjabarkan, Bank Mandiri memiliki kelebihan dalam menghadapi era digital karena ekosistem yang dimilikinya sudah sangat besar dimana costumer based perseroan telah mencapai 31 juta, belum termasuk dari anak usahanya seperti Bank Mantap dan BSI.

PR Bank Mandiri saat ini menurutnya bagaimana meningkatkan layanan agar bisa menjadikan ekosistem ini menghasilkan potensi bisnis yang bisa terus dikembangkan ke depannya. "Saat ini kami tengah melakukan inovasi dengan mengembangkan super apps untuk meningkatkan layanan kepada ekosistem eksisting ini," ujarnya.

Selanjutnya: Bank Mandiri bidik pembiayaan berbasis aplikasi di Outlet Pertamina Lubricants

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Foreign Exchange & Hedging Strategies Investing From Zero

×