kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 16.910   28,00   0,17%
  • IDX 9.075   42,82   0,47%
  • KOMPAS100 1.256   8,05   0,64%
  • LQ45 889   7,35   0,83%
  • ISSI 330   0,23   0,07%
  • IDX30 452   3,62   0,81%
  • IDXHIDIV20 533   4,12   0,78%
  • IDX80 140   0,85   0,61%
  • IDXV30 147   0,15   0,10%
  • IDXQ30 145   1,19   0,83%

Bank Indonesia Siap Kerek Suku Bunga Acuan Kalau Inflasi Inti Naik Tinggi


Selasa, 28 Juni 2022 / 05:15 WIB
Bank Indonesia Siap Kerek Suku Bunga Acuan Kalau Inflasi Inti Naik Tinggi

Reporter: Bidara Pink | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Untuk menjaga kondisi inflasi dalam negeri tidak melambung signifikan, Bank Indonesia (BI) mengaku siap mengerahkan seluruh kebijakannya, termasuk kebijakan suku bunga. 

“Kami akan all out kebijakan yang kami miliki dan bahkan penyesuaian suku bunga acuan, kalau ada tanda-tanda kenaikan inflasi inti,” tutur Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti dalam rapat kerja bersama dengan wakil rakyat, Senin (28/6) di komplek parlemen. 

Apalagi, saat ini negara-negara di dunia dibayangi oleh potensi stagflasi, alias peningkatan inflasi yang signifikan bersamaan dengan kontraksi pertumbuhan ekonomi. Dengan kondisi tersebut, makanya, BI berusaha menjaga tingkat inflasi dalam negeri agar tidak melambung tinggi. 

Baca Juga: Anggaran Belanja Negara Tahun Depan Disepakati Sebesar 13,80% hingga 15,10% PDB

Nah, selain dengan kebijakan suku bunga, BI juga akan mewaspadai tekanan inflasi yang datang dari harga pangan bergejolak (volatile food) dan dampak dari ekspektasi inflasi. “Kami sudah memiliki koordinasi yang erat bersama dengan pemerintah, yaitu lewat Tim Pengendalian Inflasi (TPI) baik pusat maupun daerah,” jelasnya. 

Destry pun memperkirakan, kondisi inflasi dalam negeri pada tahun 2022 akan melampaui batas atas kisaran sasaran BI yang sebesar 4% yoy. Atau lebih tepatnya, inflasi mungkin berada di kisaran 4,2% yoy. 

Namun, dengan berbagai bauran kebijakan yang dilakukan oleh BI dan pemerintah, dirinya meyakini tingkat inflasi akan melandai pada tahun depan sehingga berada di kisaran sasaran 2% yoy hingga 4% yoy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU

×