kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.627.000   -1.000   -0,04%
  • USD/IDR 17.876   21,00   0,12%
  • IDX 6.277   -107,68   -1,69%
  • KOMPAS100 821   -13,16   -1,58%
  • LQ45 626   -8,68   -1,37%
  • ISSI 216   -5,69   -2,56%
  • IDX30 347   -5,77   -1,63%
  • IDXHIDIV20 433   -6,98   -1,59%
  • IDX80 94   -1,46   -1,53%
  • IDXV30 119   -2,04   -1,69%
  • IDXQ30 112   -1,71   -1,50%

Bank Indonesia Prediksi Inflasi Inti Akan Berada di Bawah 4% pada Semester I 2023


Jumat, 18 November 2022 / 06:15 WIB

Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) memastikan inflasi inti akan di bawah 4% pada paruh pertama tahun 2023.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, inflasi inti pada tahun depan memang akan cenderung naik, namun masih lebih rendah dari consensus forecast. Dia memproyeksikan inflasi inti pada kuartal I 2023 akan sebesar 3,7%. Sementara itu, inflasi inti pada akhir tahun ini diproyeksikan akan sebesar 3,3%.

“Inflasi inti memang masih akan cenderung naik, diperkirakan di akhir tahun akan mencapai 3,3%, dan masih meningkat kurang lebih sekitar 3,7% pada kuartal I tahun depan,” tutur Perry dalam pembacaan hasil Rapat Dewan Gubernur BI November 2022, Kamis (17/11).

Baca Juga: BI Kembali Kerek Suku Bunga Acuan 50 Basis Poin Jadi 5,25%

Perry juga mengatakan, pihaknya memastikan inflasi inti akan kembali ke dalam sasaran 3,0±1% lebih awal yaitu ke paruh pertama 2023.

Selain itu, Bank Indonesia bersama dengan pemerintah juga akan terus melanjutkan pemberian subsidi, melaksanakan gerakan inflasi pangan yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP dan TPID), sehingga inflasi dapat terkendali.

“Secepat mungkin inflasi IHK juga bisa turun tidak lebih 4% sebagaimana target sasaran yang ditetapkan 2%-4% atau 3,0±1%,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

×