Nasional

Aturan perjalanan pesawat terbang di 8 bandara ini tak wajib tes PCR / rapid test

Selasa, 20 April 2021 | 12:15 WIB Sumber: Kompas.com
Aturan perjalanan pesawat terbang di 8 bandara ini tak wajib tes PCR / rapid test


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Calon penumpang pesawat terbang kini semakin mudah memenuhi aturan perjalanan. Penumpang pesawat terbang tidak harus tes PCR atau rapid test untuk deteksi Covid-19.

Untuk memenuhi aturan perjalanan dengan pesawat terbang, calon penumpang cukup melakukan tes deteksi Covid-19 dengan GeNose C-19.

Sejumlah bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura (AP) II kini sudah menyediakan alat tes GeNose C19 sebagai alternatif untuk deteksi Covid-19 guna memenuhi aturan perjalanan dengan menggunakan pesawat terbang.

“GeNose C19 merupakan salah satu fasilitas tes COVID-19 di Airport Health Center yang ada di bandara-bandara AP II,” kata Presiden Director PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin, dalam keterangannya pada Selasa (20/4/2021).

Sesuai dengan SE Kemenhub Nomor 26 tahun 2021, penumpang pesawat dalam negeri pada masa pandemi Covid-19 wajib memenuhi persyaratan kesehatan. Aturan perjalanan dengan pesawat terbang yakni menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR atau hasil rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan untuk penerbangan menuju Bali.

Sementara aturan perjalanan dengan pesawat terbang untuk tujuan selain Bali, wajib memenuhi menunjukkan surat ketarangan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimla 3 x 24 jam atau hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimla 2 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau hasil negatif tes GeNose C19 di bandara dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan.

Baca juga: Cara dapat surat izin perjalanan atau SIKM saat larangan mudik Lebaran 2021

Berikut daftar lengkap bandara AP II yang telah membuka fasilitas tes GeNose C19:

  1. Bandara Husein Sastranegara (Bandung)
  2. Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II (Palembang)
  3. Bandara Sultan Thaha (Jambi)
  4. Bandara Depati Amir (Pangkalpinang)
  5. Bandara HAS Hanandjoeddin (Belitung)
  6. Bandara Radin Inten II (Lampung)
  7. Bandara Supadio (Pontianak)
  8. Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang)

“Fasilitas tes lainnya yang ada di bandara AP II adalah rapid test antigen dan PCR test. Airport Health Center kami operasikan di seluruh bandara AP II untuk mendukung calon penumpang pesawat dapat mudah memenuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19,” ujar Muhammad Awaluddin.

Nantinya, seluruh bandara akan menyediakan fasilitas pengetesan Covid-19 menggunakan GeNose C19 sejalan dengan ketentuan di dalam Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 26 tahun 2021. Fasilitas tes GeNose C19 memang dibuka secara bertahap di seluruh bandara AP II melihat kesiapan berbagai aspek seperti peralatan, SDM, dan prosedur.

Pada Senin 19 April 2021 misalnya, layanan GeNose C19 dibuka di 3 bandara yakni Bandara Radin Inten II (Lampung), Bandara Supadio (Pontianak) dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang). Dibukanya layanan GeNose C19 di bandara-bandara AP II juga dilakukan setelah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan.

Secara berkala, Muhammad Awaluddin melakukan peninjauan langsung dan berkala ke bandara-bandara yang telah menyediakan fasilitas GeNose C19. Pada 19 April 2021, Muhammad Awaluddin meninjau langsung pelaksanaan layanan GeNose C19 di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang.

“Pelaksanaan fasilitas GeNose C19 di Bandara Depati Amir, Pangkalpinang, berjalan dengan baik sejak dibuka pada 12 April lalu. Kami yakin pelaksanaan tes dengan GeNose C19 di bandara-bandara AP II berjalan dengan baik karena persiapan matang yang sudah dilakukan,” jelas Muhammad Awaluddin.

Baca juga: e-Hac jadi syarat perjalanan udara dan laut, begini cara mengisinya

Muhammad Awaluddin menuturkan rata-rata penggunaan GeNose C19 di setiap bandara berkisar sekitar 15-20 persen dari total jumlah penumpang pesawat setiap harinya. Dalam waktu dekat akan dibuka lagi layanan GeNose C19 di bandara-bandara AP II lainnya.

Adapun layanan GeNose C19 di seluruh bandara AP II dioperasikan oleh pihak ketiga yang memiliki kompetensi seperti Farmalab, Tarif layanan tes GeNose C19 di bandara AP II ini sebesar Rp40.000 per orang.

Setiap calon penumpang pesawat yang ingin melakukan tes dengan GeNose C19 diimbau untuk melakukan registrasi terlebih dahulu melalui aplikasi Farmalab, serta memperhatikan prosedur yang ada seperti di antaranya tidak makan minimal 30 menit sebelum pelaksanaan tes.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Update Daftar Bandara AP II yang Buka Layanan Tes GeNose C19",


Penulis : Muhammad Choirul Anwar
Editor : Muhammad Choirul Anwar

Selanjutnya: Kebutuhan rapid test meningkat, Indec Diagnostic akan tambah kapasitas hingga 10 kali

 

Editor: Adi Wikanto
Terbaru