Aston Braga berganti nama menjadi Grand Dafam Braga Bandung

Selasa, 02 Februari 2021 | 07:35 WIB   Reporter: Amalia Nur Fitri
Aston Braga berganti nama menjadi Grand Dafam Braga Bandung


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Dafam Hotel Management (DHM), anak usaha PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) melakukan take over dan rebranding hotel Aston Braga menjadi Grand Dafam Braga Bandung.

Sebelumnya, DHM juga tercatat melakukan aksi yang sama pada Aston Marina Ancol menjadi Grand Dafam Ancol.

CEO DHM, Andhy Irawan mengungkapkan alasan mengambil alih kepengurusan Aston Braga adalah pasar Bandung yang dinilai dinamis dan menjadi magnet bagi kota di sekitarnya, seperti Jakarta.

"Market Bandung masih merupakan market yang dinamis dan selalu menarik, masih menjadi magnet yang kuat tidak hanya bagi warga Kota Jakarta tetapi juga kota-kota lainnya. Ini bisa dilihat dari sisi suasana kotanya yang sejuk, pariwisatanya, universitas-universitas bergengsi, tempat belanja hingga kulineranya yang menggugah selera," jelasnya saat dikonfirmasi oleh Kontan.co.id, Senin (1/2).

Baca Juga: Anak usaha Dafam Property Indonesia (DFAM) ambil alih kepengurusan Aston Marina Ancol

Selain alasan di atas, Andhy mengungkapkan pihaknya juga ingin terus memperkuat kehadirannya di dalam bisnis perhotelan sebagai salah satu “national chain hotel” di Indonesia.

Lebih lanjut, Grand Dafam Braga Bandung merupakan hotel berbintang 4 yang yang berjarak 15 menit dari stasiun kereta api dan 20 menit menuju factory outlet, Dago, Chihampelas, pasar tradisional Pasar Baru dan tempat-tempat unggulan lainnya di Kota Bandung.

Area hotel dikelilingi oleh bangunan bersejarah dan terhubung langsung ke pusat kuliner dan hiburan, Braga City Walk.

Grand Dafam Braga Bandung memiliki 19 lantai dengan jumlah kamar 112 yang terdiri 58 kamar hotel dan 54 kamar tipe apartemen.

"Tahun ini, kami berencana menambah lagi 5 hotel. Di samping itu, masih ada 10 hotel lagi yang masih dalam tahap pengerjaan. Kami targetkan, penyelesaiannya bisa tercapai dalam kurun waktu 2021 – 2022 ini. Secara keseluruhan, kami sangat yakin pariwisata Indonesia akan membaik ke depannya," sambungnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto

Terbaru