kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.557.000   3.000   0,12%
  • USD/IDR 18.115   -74,00   -0,41%
  • IDX 4.920   15,48   0,32%
  • KOMPAS100 632   2,75   0,44%
  • LQ45 501   3,97   0,80%
  • ISSI 163   -0,60   -0,36%
  • IDX30 283   2,68   0,96%
  • IDXHIDIV20 382   4,30   1,14%
  • IDX80 73   0,29   0,40%
  • IDXV30 106   0,87   0,82%
  • IDXQ30 95   1,13   1,20%

AS jatuhkan sanksi, Erdogan: Serangan terbuka terhadap hak kedaulatan Turki


Kamis, 17 Desember 2020 / 07:00 WIB

Sumber: Reuters | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - ANKARA. Presiden Tayyip Erdogan mengatakan, sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap Turki atas pembelian sistem pertahanan udara buatan Rusia adalah serangan terhadap hak kedaulatan Turki.

Serangan AS tersebut, Erdogan menyatakan, bertujuan menghalangi industri pertahanan Turki, sebuah langkah yang menurutnya pasti akan gagal.

Pada Senin (14/12), AS memberlakukan sanksi yang menargetkan Direktorat Industri Pertahanan Turki (SSB), pimpinannya Ismail Demir dan tiga staf atas pembelian sistem pertahanan rudal S-400 Rusia.

Dalam komentar publik pertamanya tentang langkah itu, Erdogan menyebutkan, masalah yang berasal dari sanksi akan Turki atasi dan berjanji untuk meningkatkan upaya menuju industri pertahanan independen.

Baca Juga: Beli sistem pertahanan S-400 dari Rusia, Turki kena sanksi AS

Sistem rudal anti-pesawat S-400
Sistem rudal anti-pesawat S-400

Dia pun mengkritik AS karena memberikan sanksi kepada Turki, sekutu NATO.

“Aliansi macam apa ini? Kemitraan macam apa ini? Keputusan ini adalah serangan bermusuhan terbuka terhadap hak kedaulatan negara kita," katanya dalam pidato yang disiarkan televisi seperti dikutip Reuters.

"Tujuan sebenarnya adalah untuk memblokir kemajuan negara kita yang dimulai dari industri pertahanan baru-baru ini, dan sekali lagi membuat kita benar-benar bergantung pada mereka," ujar Erdogan.

“Pasti akan ada masalah, tapi setiap masalah akan membuka pintu bagi kita untuk mencari solusi,” imbuh dia.

Baca Juga: Siap kirim lagi sistem pertahanan udara S-400, Rusia tunggu keputusan Turki



TERBARU
11.11
Kontan Academy
[Executive Education Program] Sustainable Development and ESG Leadership Mitigasi Risiko SP2DK dan Pemeriksaan Pajak

×