kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.567   37,00   0,21%
  • IDX 6.745   -114,37   -1,67%
  • KOMPAS100 897   -18,92   -2,07%
  • LQ45 660   -9,54   -1,42%
  • ISSI 244   -4,06   -1,64%
  • IDX30 373   -4,01   -1,06%
  • IDXHIDIV20 456   -5,71   -1,24%
  • IDX80 102   -1,70   -1,63%
  • IDXV30 130   -1,57   -1,20%
  • IDXQ30 119   -1,36   -1,13%

Arus Modal Asing Hengkang Rp 7,77 Triliun di September, Ini Kata BI


Senin, 02 Oktober 2023 / 06:10 WIB

Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Terdapat aliran modal asing yang keluar dari pasar keuangan dalam negeri pada pekan terakhir September 2023.

Berdasarkan data transaksi yang dihimpun Bank Indonesia (BI) periode 25 September 2023 hingga 27 September 2023, nonresiden jual neto Rp 7,77 triliun.

Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengungkapkan, aliran modal asing keluar terutama dari pasar surat berharga negara (SBN) dan pasar saham.

Baca Juga: Asing Tersendat, Investasi Domestik Dikerek

"Asing jual neto Rp 7,86 triliun di pasar SBN dan jual neto Rp 2,07 triliun di pasar saham," terang Erwin dalam keterangannya, Jumat (29/7).

Kabar baiknya, terdapat aliran modal asing sebesar Rp 2,16 triliun di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI).

Nah, seiring dengan keluarnya asing dari pasar keuangan domestik, premi risiko investasi di Indonesia kemudian meningkat.

Terlihat dari premi credit default swap (CDS) Indonesia 5 tahun per 28 September 2023 sebesar 91,84 bps, atau naik dibandingkan per 22 September 2023 yang sebesar 87,69 bps.

Dengan perkembangan tersebut, selama tahun 2023, berdasarkan data setelmen hingga 27 September 2023, nonresiden beli neto Rp 67,29 triliun di pasar SBN dan beli neto Rp 3,27 triliun di SRBI.

Baca Juga: Ada Outflow dari Pasar SBN Rp 17,7 Triliun dalam Dua Bulan Terakhir

Sedangkan di pasar saham, asing terpantau jual neto Rp 5,27 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

×