kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.711.000   2.000   0,07%
  • USD/IDR 17.818   -194,00   -1,08%
  • IDX 6.008   121,62   2,07%
  • KOMPAS100 794   18,85   2,43%
  • LQ45 597   10,61   1,81%
  • ISSI 206   5,10   2,54%
  • IDX30 339   4,60   1,38%
  • IDXHIDIV20 418   3,54   0,86%
  • IDX80 90   1,96   2,24%
  • IDXV30 113   2,76   2,50%
  • IDXQ30 109   1,12   1,03%

Apotek K-24 antisipasi lonjakan permintaan obat dan alkes terkait Covid-19


Sabtu, 03 Juli 2021 / 08:50 WIB

Reporter: Muhammad Julian | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Permintaan obat-obatan dan alat kesehatan (alat kesehatan) terkait Covid-19 yang meningkat berdampak pada ketersediaan pasokan produk. Setidaknya, hal inilah yang dialami oleh PT. K-24 Indonesia, pewaralaba  Apotek K-24.

Marketing Manager K-24 Indonesia Burhan Bariton mengungkapkan, permintaan obat-obatan dan alkes terkait Covid-19 mengalami kenaikan. Angkanya bisa mencapai lebih dari puluhan kali lipat.

Kenaikan permintaan terjadi di Jadetabek, Semarang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan kota kota lain yang masuk zona merah.

“Kondisinya sekarang sudah mulai menipis stoknya. Kelangkaan terjadi terutama untuk vitamin yang di-rush buying oleh pelanggan untuk pencegahan Covid-19 serta obat obat antivirus dan antibiotik serta oksimeter,” ujar Burhan kepada Kontan.co.id, Jumat (2/7).

Baca Juga: Meski permintaan melonjak, Kalbe Farma tidak menaikkan harga alkes dan produk farmasi

Untuk diketahui, Apotek K-24 menyediakan produk pencegahan maupun terapi untuk Covid-19. Contoh beberapa produk yang dijual di antaranya obat berjenis antivirus seperti Oseltamivir, Favipiravir, dan Ivermectin, antibiotik Azithromycin, maupun jenis-jenis obat lainnya.

Pembelian antivirus dan antibiotik akan dilayani menggunakan resep biasa maupun resep elektronik. Selain obat, Apotek K-24 juga menyediakan masker, hand sanitizer, oksimeter, dan termometer digital.

Pasokan produk-produk ini didapat dari distributor resmi. Burhan bilang,  K-24 Indonesia sudah menyiapkan strategi untuk mengatasi ketersediaan stok produk yang menipis.

“Apotek K-24 sudah mulai aktif merespon dengan menyiapkan produk-produk terkait dengan Covid-19 sejak periode awal lonjakan serta melakukan  upaya mobilisasi stok antar apotek K-24 sehingga diupayakan bisa lebih merata melayani masyarakat,” tutur Burhan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

×