kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Anak muda bakal diperbolehkan ikut vaksinasi, tapi ada syaratnya...


Jumat, 26 Maret 2021 / 10:56 WIB
Anak muda bakal diperbolehkan ikut vaksinasi, tapi ada syaratnya...
ILUSTRASI. Petugas menyuntikkan vaksinasi Covid-19 kepada warga lansia di Kampus Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Hang Jebat, Jakarta Selatan, Selasa (23/3/2021).

Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan baru untuk mempercepat program vaksinasi covid-19. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya akan mengizinkan anak muda untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 dengan syarat harus membawa lansia. 

"Saya nanti akan segera mengeluarkan kebijakan, satu orang muda relawan boleh disuntik (vaksin Covid-19) asal bawa dua orang lansia, karena orang tua juga diajaknya susah," kata Budi dalam peresmian Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit di RSUI yang disiarkan akun resmi Instagram RS UI, Kamis (25/3/2021). 

Budi mengatakan, salah satu masalah dalam pelaksanaan vaksinasi di Indonesia adalah kelompok lansia kalah cepat dari kelompok usia muda. 

Kelompok lansia, jelasnya, menjadi kelompok prioritas dalam mengikuti vaksinasi Covid-19. Sebab, apabila terpapar Covid-19 memiliki risiko kematian yang tinggi. Oleh sebab itu, ia meminta kelompok lansia dibantu untuk mengikuti program vaksinasi. 

"Jadi tolong dibantu orang tua kita, kakek kita, nenek kita, mertua kita dan mereka orang yang lebih lemah," ujarnya. 

Lebih lanjut, Budi mengatakan, setiap individu yang sudah disuntik vaksin Covid-19 masih rentan terpapar Covid-19. Untuk itu, ia meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan. 

"Disuntik itu enggak bikin kita jadi Superman, enggak bikin kita jadi kebal virus, yang pertama mesti tahu bahwa optimal terbentuk antibodi itu 28 hari sesudah suntik ke-2," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menkes Akan Izinkan Anak Muda Ikut Vaksinasi, tapi Harus Bawa Lansia"
Penulis : Haryanti Puspa Sari
Editor : Dani Prabowo

Selanjutnya: Inilah 3 kriteria yang menyebabkan usia 18-59 tahun tidak disuntik vaksin Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

×