Global

Amerika Serikat tuduh Israel melanggar kebebasan udara, ini gara-garanya

Selasa, 16 Februari 2021 | 23:05 WIB Sumber: Jerusalem Post
Amerika Serikat tuduh Israel melanggar kebebasan udara, ini gara-garanya

KONTAN.CO.ID - Memanas. Amerika Serikat (AS) menuduh Israel melanggar kebebasan udara dan menciptakan krisis, menyusul penutupan perbatasan Israel karena pandemi virus corona baru. 

Washington pun mengancam, jika pesawat AS tidak diizinkan melakukan penerbangan darurat ke Israel, maka kapal terbang Israel juga tidak akan bisa mendarat di AS, situs berita N12 melaporkan.

Hanya, sumber The Jerusalem Post di Kementerian Luar Negeri Israel membantah laporan itu dan mengatakan, tidak ada ancaman dari AS tersebut.

Meski begitu, menurut sumber The Jerusalem Post di Pemerintah Israel, pekan lalu Departemen Perhubungan AS secara resmi mengajukan keluhan kepada Israel, setelah hanya El Al yang mendapat pengecualian untuk terus terbang ke Israel meskipun perbatasan ditutup.

Baca Juga: American Airlines pertimbangkan cari utang baru

El Al, maskapai Israel, mengantongi izin dari Otoritas Penerbangan Sipil Israel untuk mengoperasikan penerbangan darurat serta penerbangan ke Dubai. Sedang Israir mengoperasikan penerbangan ke Frankfurt.

Sementara maskapai asal AS, seperti Delta dan United, belum diizinkan untuk melayani penerbangan antara Amerika Serikat dan Israel.

Departemen Perhubungan AS menyatakan kepada Kementerian Luar Negeri dan Kementerian Perhubungan Israel, situasi tersebut melanggar perjanjian penerbangan antarnegara yang menjamin perlakuan yang sama terhadap maskapai AS dan Israel.

Selanjutnya: Biden perketat pembatasan perjalanan dari Eropa, Brasil dan menambah Afrika Selatan

 

Editor: S.S. Kurniawan
Terbaru