Ekonomi

Akan ada relokasi dan penutupan kantor cabang, BNI klaim tidak ada PHK

Kamis, 13 Mei 2021 | 12:15 WIB   Reporter: Maizal Walfajri
Akan ada relokasi dan penutupan kantor cabang, BNI klaim tidak ada PHK

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Guna memperkuat layanan digital, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk akan melakukan pemetaan ulang terhadap jaringan kantor yang dimiliki. Hal ini termasuk konversi outlet konvensional menjadi Syariah sesuai ketentuan Qonun di Aceh. 

“Pemetaan ulang tersebut akan menjadi dasar bagi kami dalam menetapkan strategi bisnis kami, termasuk dalam penetapan layanan di outlet. Penyesuaiannya bisa dilakukan dengan penggabungan cabang pembantu atau outlet payment point yang berdekatan, sehingga menjadi lebih efisien dan lebih optimal. Terkait dengan karyawan, kami pastikan tidak akan ada pemutusan hubungan kerja (PHK),” kata Sekretaris Perusahaan BNI Mucharom dalam keterangan tertulis pada Rabu (12/5).

Ia menegaskan, bagi karyawan yang kebetulan outlet-nya ditutup, akan dipindah tugaskan ke outlet terdekat, atau dialihfungsikan (switching) sesuai kompetensinya. Kalau penutupan (administrasi) karena implementasi Qonun maka pada dasarnya orangnya tidak kemana mana.

Baca Juga: Bank BCA Digital kantongi modal inti Rp 1,36 triliun di Maret 2021

“Adapun penutupan outlet tersebut bisa berupa cabang, kantor cabang pembantu, kantor kas dan payment point, dan tidak ada satupun karyawan yang di- PHK karena ini,” pungkas Mucharom.

Menurut Mucharom, penutupan outlet tidak akan mengurangi layanan BNI bagi nasabah eksisting maupun masyarakat secara umum. Kebutuhan nasabah perseroan juga tetap dapat dilayani dengan aplikasi BNI Mobile Banking, mesin BNI Sonic, ATM maupun CRM BNI. Perusahaan terus menambah fitur-fitur baru pada aplikasi BNI Mobile Banking dan BNI Direct, serta layanan e-channel lainnya. “Intinya, kebutuhan nasabah dapat dilayani dengan kapabilitas digital BNI yang semakin baik” katanya. 

Hingga Maret 2021, total jaringan kantor BNI di Indonesia telah mencapai 2.233 outlet. Adapun optimalisasi jaringan kantor dan shifting layanan ke digital dapat menciptakan efisiensi dari sisi biaya.

Baca Juga: Lewat agen laku pandai, BNI berhasil bukukan pertumbuhan fee based income

Sebelumnya, BNI berencana merelokasi hingga menutup 96 outlet atau kantor cabang tahun ini. Direktur Layanan dan Jaringan BNI Ronny Venir mengatakan, penutupan outlet dilakukan karena transaksi perbankan sudah berubah ke layanan digital. 

"(Transaksi perbankan) sudah bisa dilakukan/di-serve (dilayani) dengan jaringan digital, kita tahun ini akan menutup sekitar 96 outlet yang tersebar di seluruh Indonesia," kata Ronny secara virtual pada pekan lalu. 

Selanjutnya: Tingkatkan layanan digital, Bank BJB catat 332.105 pengguna mobile banking per April

 

Editor: Tendi Mahadi
Tag
Terbaru