kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.836.000   17.000   0,93%
  • USD/IDR 16.720   -165,00   -1,00%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

AAJI: Ada 22 perusahaan asuransi jiwa menyediakan produk saving plan


Kamis, 29 April 2021 / 08:00 WIB
AAJI: Ada 22 perusahaan asuransi jiwa menyediakan produk saving plan

Reporter: Ferrika Sari | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyebut ada 22 perusahaan asuransi jiwa yang menyediakan produk saving plan. Namun tidak semua produk yang menjanjikan garansi investasi itu bermasalah seperti Jiwasraya.

"Tidak semuanya bermasalah. Yang bermasalah hanya segelintir atau oknum saja. Sedangkan yang lain cukup hati - hati," kata Ketua AAJI Budi Tampubolon, Rabu (28/4).

Sebenarnya, tidak ada yang bermasalah dari produk tersebut. Yang bermasalah, jika perusahaan mengelola atau mendesain produk dibuat terlalu agresif.

Menurut Budi, kasus Jiwasraya menjadi pelajaran berharga dan mahal bagi industri asuransi jiwa. Sejak kejadian tersebut, tingkat kehatian - hatian perusahaan asuransi terus meningkat.

Baca Juga: Atur Investasi Unitlink, OJK Batasi Investasi Asuransi Unitlink di Grup Terafiliasi

Bahkan, peraturan juga semakin baik dalam beberapa tahun belakangan seperti standar akutansi laporan keuangan.

"Apa yang sudah terjadi di Jiwasraya sudah lama dan kami mengapresiasi insan Jiwasraya, Komisaris, pemegang saham dan regulator," terangnya.

Guna mengantisipasi kasus Jiwasraya terulang, OJK telah mengeluarkan surat perintah (SP) agar setiap perusahaan menaati ketentuan regulator. Ke depan, permasalahan asuransi akan lebih cepat ditindaklanjuti.

"Kalau ada masalah kronis cepat diputus untuk diapakan. Dengan begitu, rasanya kami menatap industri asuransi jiwa semakin positif dan optimistis," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

×