kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   14.000   0,48%
  • USD/IDR 16.830   2,00   0,01%
  • IDX 8.132   99,86   1,24%
  • KOMPAS100 1.146   13,97   1,23%
  • LQ45 829   8,49   1,03%
  • ISSI 288   4,60   1,62%
  • IDX30 431   4,26   1,00%
  • IDXHIDIV20 519   5,74   1,12%
  • IDX80 128   1,62   1,28%
  • IDXV30 141   1,99   1,43%
  • IDXQ30 140   1,49   1,07%

7 Faktor penentu kerentanan penularan Covid-19


Kamis, 18 Februari 2021 / 15:45 WIB
7 Faktor penentu kerentanan penularan Covid-19

Penulis: Virdita Ratriani

KONTAN.CO.ID -  Jakarta. Pandemi corona belum berakhir. Waspadai penularan virus corona dengan mencermati kerentanan terhadap penularan virus corona.

Penanganan pandemi Covid-19 memerlukan kolaborasi gotong royong dari semua pihak, utamanya di situasi-situasi seperti perbedaan kerentanan populasi yang terpapar Covid-19.

Berbagai macam dukungan dapat kita ulurkan untuk sama-sama mencegah dan menangani Covid-19, termasuk melalui partisipasi di posko penanganan tingkat Desa/Kelurahan.

Dirangkum dari laman Covid19.go.id, suatu populasi atau area tinggal masyarakat memiliki kerentanan terpapar Covid-19 lebih tinggi karena 7 faktor berikut: 

  1. Tinggal di tempat berdesakan dan tidak layak. 
  2. Akses yang rendah terhadap air bersih dan lingkungan yang sehat. 
  3. Ketergantungan tinggi terhadap upah harian sehingga diharuskan memiliki mobilitas yang tinggi. 
  4. Akses rendah terhadap pelayanan kesehatan. 
  5. Kerentanan bahan pangan dan malnutrisi.
  6. Berada pada lingkungan konflik bersenjata dan kekerasan. 
  7. Bagian dari komunitas marjinal dan minoritas. 

Baca Juga: Menkes Singapura: Melarang pengunjung dari RI dan India berisiko terhadap ekonomi

Apa yang dapat dilakukan? 

Masyarakat bisa saling bergotong royong melalui posko tingkat Desa/Kelurahan di tempat kita tinggal. 

Selain itu, aparat desa dan mitra desa (Satlinmas, babinsa, babinkamtibmas dan tokoh masyarakat) dapat melakukan upaya antisipatif: 

  • Memprioritaskan populasi rentan melalui promosi kesehatan. 
  • Menyediakan fasilitas dan prasarana yang mendukung menjalankan protokol kesehatan. 
  • Melakukan penyesuaian skenario pengendalian berdasarkan kondisi yang ada, yaitu menyesuaikan status zonasi RT/RW setempat. 

Selanjutnya: Ini beleid yang atur pengupahan industri padat karya tertentu saat pandemi Covid-19

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News



TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! When (Not) to Invest

×