kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

4 Gejala corona ini menentukan ketahanan antibodi Covid-19


Kamis, 14 Januari 2021 / 12:10 WIB

Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pasca terinfeksi virus corona, tubuh akan membentuk antibodi atau daya tahan yang bisa mencegah penularan Covid-19. Namun, antibodi Covid-19 yang terbentuk berbeda-beda di setiap orang. Penelitian terbaru menemukan adanya hubungan antara gejala Covid-19 dengan antibodi atau daya tahan tubuh yang mungkin diperoleh pasien setelah pemulihan.

Selama ini dikenal daya tahan tubuh atau antibodi setelah terinfeksi virus corona hanya dapat bertahan selama 3-6 bulan dan setelah itu akan mulai berkurang. Namun, para ahli percaya, bahwa tingkat antibodi atau daya tahan tubuh yang kita miliki dapat menentukan risiko reinfeksi virus.

Tingkat kekebalan tubuh atau daya tahan juga berperan pada orang dengan komorbiditas tertentu, yang lebih mungkin untuk terinfeksi lagi. Penelitian yang dilakukan oleh University of Wisconsin itu menegaskan bahwa gejala Covid-19 dapat menunjukkan seberapa besar seseorang berisiko untuk reinfeksi.

Menurut para peneliti, orang-orang dengan kasus infeksi yang lebih ringan dianggap memiliki kekebalan atau daya tahan tubuh yang lebih rendah. Studi ini menganalisis sampel darah dari 113 pasien yang pulih dari Covid-19 selama lima minggu dan kemudian dibandingkan dengan sampel darah yang diambil setelah tiga bulan.

Baca juga: Vaksinasi di Indonesia dimulai, ini 4 kelompok yang tak boleh disuntik vaksin corona

Temuan penelitian juga membuktikan, bahwa orang-orang dengan penyakit Covid-19 yang parah lebih mungkin memiliki antibodi yang lebih kaya dan lebih lama. Kita bisa mengetahui empat gejala Covid-19 yang menunjukkan imunitas atau daya tahan tubuh dapat bertahan lebih lama.

1. Demam lebih dari seminggu

Biasanya demam tinggi dengan suhu di atas 38,5 derajat dapat mengindikasikan gejala Covid-19 setelah 4-5 hari terinfeksi. Dalam penelitian tersebut, demam yang berlangsung lama membuat tubuh bekerja ekstra untuk menghasilkan lebih banyak antibodi.

Respons peradangan sistemik seperti demam penting untuk memasang respons kekebalan tubuh yang baik. Selain itu, demam juga bisa menjadi alasan mengapa kasus Covid-19 yang lebih ringan memiliki lebih sedikit antibodi.



TERBARU
Terpopuler
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

×